Search for collections on Undip Repository

TANGGUNG JAWAB DROPSHIPER DALAM TRANSAKSI ECOMMERCE DENGAN CARA DROPSHIP DITINJAU DARI UNDANG – UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN. _144 PDT 2016

PRABOWO, BIMA and Priyono, Ery Agus and Hendrawati, Dewi (2016) TANGGUNG JAWAB DROPSHIPER DALAM TRANSAKSI ECOMMERCE DENGAN CARA DROPSHIP DITINJAU DARI UNDANG – UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN. _144 PDT 2016. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of 144 BIMA PRABOWO - cover.pdf] Text
144 BIMA PRABOWO - cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (321kB)
[thumbnail of 144 BIMA PRABOWO - abstrak.pdf] Text
144 BIMA PRABOWO - abstrak.pdf

Download (153kB)
[thumbnail of 144 BIMA PRABOWO - bab 1.pdf] Text
144 BIMA PRABOWO - bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (181kB)
[thumbnail of 144 BIMA PRABOWO - bab 2.pdf] Text
144 BIMA PRABOWO - bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (406kB)
[thumbnail of 144 BIMA PRABOWO - bab 3.pdf] Text
144 BIMA PRABOWO - bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (168kB)
[thumbnail of 144 BIMA PRABOWO - bab 4.pdf] Text
144 BIMA PRABOWO - bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (708kB)
[thumbnail of 144 BIMA PRABOWO - bab 5.pdf] Text
144 BIMA PRABOWO - bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (136kB)
[thumbnail of 144 BIMA PRABOWO - dapus.pdf] Text
144 BIMA PRABOWO - dapus.pdf

Download (97kB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di dunia ini mengakibatkan
berubahnya pola transaksi di dalam masyarakat. Transaksi yang secara konvensional mempertemukan penjual dengan pembeli secara langsung sekarang ini berkembang menjadi transaksi secara online dimana transaksi jual beli dapat terjadi tanpa harus para pihak bertemu secara langsung. Maka dengan adanya hal tersebut, timbullah suatu cara transaksi online yaitu dengan sistem dropship
dimana dalam bertransaksi dropshiper tidak mempunyai barang secara fisik melainkan hanya mengiklankan saja dan pengiriman barang dilakukan oleh supplier secara langsung kepada konsumen.
Sesuai dengan uraian di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan hukum antar pihak dalam transaksi e-commerce dengan cara dropship, dan mengetahui sejauh mana tanggung jawab dropshiper apabila terjadi kerugian pada konsumen berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Dalam tulisan ini metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis empiris. Metode pendekatan yuridis empiris adalah cara atau prosedur yang digunakan untuk memecahkan masalah penelitian dengan meneliti data sekunder terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan meneliti data-data
primer yang ada di lapangan.
Berdasarkan hasil penelitian maka penulis berkesimpulan bahwa terdapat beberapa hubungan hukum yang timbul dari sistem dropship ini yaitu hubungan hukum antara dropshiper dengan konsumen, dropshiper dengan supplier. Hubungan hukum tersebut menimbulkan hak dan kewajiban diantara masing – masing pihak. Kerugian yang mungkin terjadi adalah konsumen tidak mendapatkan barang yang dipesan, barang terlambat sampai ke konsumen, atau barang cacat saat sampai di konsumen. Kerugian yang dialami oleh konsumen terkait barang yang dipesan melalui dropshiper harus ditanggung oleh dropshiper, karena konsumen melakukan perjanjian jual beli dengan dropshiper. Tanggung jawab yang dilakukan oleh dropshiper dapat berupa pengembalian uang ke
konsumen, atau membantu menghubungi pihak supplier supaya mengganti barang yang rusak tersebut atau sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.
Kata kunci : E-Commerce, Dropship, Perlindungan Konsumen

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: E-Commerce, Dropship, Perlindungan Konsumen
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 28 Oct 2026 06:59
Last Modified: 28 Oct 2026 06:59
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63756

Actions (login required)

View Item View Item