Kintamani, Risalatul Putri Aulia and Basoeky, Unggul (2025) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KARYAWAN NOTARIS SEBAGAI SAKSI DALAM PEMBUATAN AKTA OTENTIK. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1. COVER-PENGESAHAN.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. SURAT PERNYATAAN-KATA PENGANTAR.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK.pdf Download (223kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. DAFTAR ISI.pdf Download (148kB) |
|
|
Text (BAB I)
5. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (275kB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (306kB) |
|
|
Text (BAB III)
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (304kB) |
|
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (159kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (212kB) |
Abstract
ABSTRAK
Perlindungan hukum terhadap karyawan Notaris sebagai saksi instrumenter belum diatur dalam Undang-Undang No 2 Tahun 2014 Tentang Jabatan Notaris (UUJN). Perlindungan terhadap saksi instrumenter sangat penting mengingat saksi instrumenter termasuk dalam syarat sah pembuatan akta otentik. Perlindungan saksi instrumenter dapat berdasarkan dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu terkait tentang mengapa diperlukannya perlindungan hukum kepada karyawan Notaris yang merupakan saksi instrumenter dalam pembuatan akta dan bagaimana perlindungan hukum terhadap karyawan Notaris sebagai saksi instrumenter berdasarkan keadilan substantif.
Penelitian ini menggunakan metiode pendekatan Doktrinal, dengan spesifikasi deskriptif analitis. Sumber dan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder yaitu bahan hukum primer berupa Undang-Undang No 2 Tahun 2014 Tentang Jabatan Notaris dan Undang-Undang No 31 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Saksi dan Korban, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal dan penelitian hukum. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perlindungan hukum saksi instrumenter dalam pembuatan akta dibutuhkan untuk memberikan kepastian hukum kepada karyawan agar terhindar dari ancaman saksi dan penanggungjawab hukum yang dapat dituntutkan kepadanya. Saran dari penulis perlunya perlindungan hukum untuk menjamin keamanan dan kepastian hukum bagi saksi instrumenter saat mereka bekerja.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Karyawan Notaris, Saksi Instrumenter
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 02:13 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 02:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63499 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
