Hasuka, Jessica Moza Azarine and M.S., Edith Ratna (2025) PERAN MAJELIS PENGAWAS DAERAH DALAM PENYERAHAN PROTOKOL NOTARIS YANG TELAH BERUSIA 25 TAHUN ATAU LEBIH DI KOTA SEMARANG. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
COVER -HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (334kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN - KATA PENGANTAR.pdf Download (273kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK INDO-INGGRIS.pdf Download (261kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (162kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (332kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (360kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (317kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (159kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (234kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Download (929kB) |
Abstract
ABSTRAK
Notaris memiliki kewajiban untuk menyimpan dan menjaga protokol Notaris sebagai dokumen negara. Mengenai penyerahan protokol Notaris diatur dalam Pasal 63 UUJN. Namun, pada prakteknya pelaksanaan penyerahan protokol
Notaris belum terlaksana karena tidak adanya fasilitas penyimpanan oleh MPD. Rumusan masalah yang dapat timbul yaitu : (1) Bagaimana peran Majelis Pengawas Daerah di Kota Semarang dalam penyerahan protokol Notaris yang telah
berusia 25 tahun atau lebih oleh Notaris Penerima Protokol? (2) Bagaimana akibat hukum apabila protokol Notaris yang telah berusia 25 tahun atau lebih tersebut belum dilakukan penyerahan? Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analistis. Sumber dan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer yang berupa wawancara dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan studi lapangan dan studi kepustakaan. Analisis data penelitian ini menggunakan kualitatif dari hasil analisis
data yang telah terkumpul ditarik kesimpulan dengan menggunakan penalaran induktif dan disajikan dalam penulisan hukum. Hasil penelitianmenunjukkan peran MPD dalam penyerahan Protokol Notaris yang berusia 25 tahun lebih belum efektif karena kurangnya fasilitas, seperti tempat
penyimpanan dan kurangnya edukasi pendataan dari MPD untuk Notaris penerima Protokol, Notaris wreda dan para ahli waris dari Notaris yang telah meninggal dunia untuk menyerahkan Protokol yang telah berusia 25 tahun atau lebih dan. dan belum adanya sanksi tegas dari MPD apabila protokol Notaris tersebut belum diserahkan. Saran yang dapat penulis berikan yaitu diharapkan peran aktif dari MPD dalam menjalankan fungsi pengawasan prokol Notaris secara aktif dan responsif, diharapkan adanya sistem pendataan yang terintegrasi antara MPD,MPW,MPP untuk mendata seluruh Protokol Notaris yang telah pensiun, meninggal dunia dan
wreda, diharapkan adanya penyuluhan edukasi kepada Penerima Protokol dan Para ahli waris dan perlu adanya sanksi yang tegas dan batas waktu penyerahan protokol Notaris.
Kata Kunci : Notaris, Protokol Notaris, MPD
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 02:13 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 02:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63432 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
