Patkurochmah, Ida and Priyono, Ery Agus (2023) PERAN NOTARIS DALAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HAK DAN KEWAJIBAN PASANGAN MELALUI PERJANJIAN PERKAWINAN. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1. COVER DEPAN - HAL PENGESAHAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. SURAT PERNYATAAN - KATA PENGANTAR.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK (BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS).pdf Download (1MB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. DAFTAR ISI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
5. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB III)
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK
PERAN NOTARIS DALAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HAK DAN
KEWAJIBAN PASANGAN MELALUI PERJANJIAN PERKAWINAN
Perkawinan sebagai ikatan suami istri memerlukan perjanjian perkawinan untuk
mengatur hak dan kewajiban. Notaris berperan penting, tetapi banyak pasangan kurang
memahami pentingnya perjanjian ini karena minimnya pengetahuan hukum. Edukasi lebih
lanjut diperlukan agar hubungan yang adil dan mengurangi masalah hukum tercipta.
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran notaris dalam membuat akta perjanjian
perkawinan yang tidak hanya sah secara hukum, akan tetapi juga dapat menjadi langkah
preventif untuk konflik di masa depan terkait hak dan kewajiban pasangan dalam konteks
dinamika hukum keluarga di Indonesia dan faktor-faktor struktural dan praktis yang menjadi
kendala untuk notaris pada saat penyusunan perjanjian perkawinan yang efektif dalam
memberikan perlindungan atas hak dan kewajiban pasangan, dan apakah mekanisme hukum
dapat diperbaiki guna mengatasi hambatan tersebut.
Metode yang digunakan dalam penelitian tesis ini adalah pendekatan non doktrinal
empiris. Alat pengumpul data yang digunakan dengan wawancara para Notaris di Kota
Semarang, jenis data yang menjadi acuan penelitian ini berupa data primer dan data sekunder.
Analisis data yang digunakan dengan model analisis interaktif menurut Miles dan Huberman. Kesimpulan dan saran perjanjian perkawinan yang dibuat dihadapan notaris menjadi
autentik dan berkekuatan hukum, mengatur hak dan kewajiban pasangan serta menghindari
sengketa dimasa depan. Pengesahan perjanjian perkawinan yang dilakukan oleh notaris, sesuai
dengan putusan MK No. 69/PUU-XII/2015, memungkinkan proses yang lebih mudah dan
cepat tanpa harus melalui pengadilan. Notaris diharapkan lebih aktif dalam mensosialisasikan
pentingnya pembuatan perjanjian perkawinan kepada masyarakat umum agar mereka lebih
memahami manfaatnya, baik sebelum pernikahan maupun sesudahnya. Masyarakat juga
disarankan untuk berkonsultasi dengan notaris dalam merumuskan perjanjian yang dapat
menjamin hak-hak mereka dan mengantisipasi potensi masalah hukum dimasa depan, seperti
perceraian.
Kata Kunci: Peran Notaris, Pasangan, Perjanjian Perkawinan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 08:04 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 08:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63409 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
