RAHMAWATI, RAHMAWATI and Setyowati, Ro’fah and Islamiyati, Islamiyati (2016) TENGGAT WAKTU PEMBAGIAN HARTA WARISAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. _072 PDT 2016. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
072 RAHMAWATI - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (937kB) |
|
|
Text
072 RAHMAWATI - abstrak.pdf Download (106kB) |
|
|
Text
072 RAHMAWATI - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (175kB) |
|
|
Text
072 RAHMAWATI - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (338kB) |
|
|
Text
072 RAHMAWATI - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (129kB) |
|
|
Text
072 RAHMAWATI - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (284kB) |
|
|
Text
072 RAHMAWATI - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (113kB) |
|
|
Text
072 RAHMAWATI - dapus.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
072 RAHMAWATI - lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (227kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar hukum terhadap waktu pembagian harta warisan dalam perspektif hukum islam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris. Hasil penelitian diperoleh bahwa pembagian harta warisan sebaiknya disegerakan karena hal ini diatur secara tersirat di Q.S. AlImran Ayat 133 dan Q.S. An-Nisa’ Ayat 13-14. Selain itu, dipertegas dengan asas kematian dan asas ijabri yang terdapat didalam asas-asas kewarisan Islam. Hal
tersebut juga sesuai dengan Sabda Rasulullah yang menyerukan bersegeralah berbuat kebaikan sebelum fitnah datang. Selain itu, kita sebagai manusia diwajibkan untuk mempelajari ilmu faraidh sesuai ketentuan Al-Qur’an dan sabda Rasulullah yang menyerukan untuk mempelajari Al-Qur’an dan ajarkan kepada orang lain serta mempelajari ilmu faraidh untuk menghindari pertengkaran
mengenai pembagian warisan.
Pada masyarakat muslim Desa Tegalkuning Kecamatan Banyuurip
Kabupaten Purworejo khususnya masih menggunakan ketentuan kewarisan yang turun temurun berada di sekitar wilayahnya. Hal tersebut tidak terlepas dari ketentuan hukum Islam dalam pembagian harta warisnya. Selain itu, terhadap waktu pembagian harta warisan kepada ahli waris oleh pewaris biasanya dilakukan dengan menunggu kedua orang tua (pewaris) meninggal dunia. Sebab kesepakatan ahli waris yang paling diutamakan dan adanya asas kekeluargaan yang mendukung dalam pembagian kewarisan tersebut. Oleh karena itu, selama tidak menimbulkan kerugian ahli waris lainnya, maka hal tersebut masih sesuai dengan ketentuan kewarisan Islam.
Dengan demikian, menurut ketentuan di atas tersebut apabila dilakukan dengan tepat, maka tidak ada ahli waris yang akan terganggu atau teraniaya hak-haknya. Sehingga menghindari untuk terjadi konflik internal dalam keluarga. Sehingga dapat menimbulkan maghfirah dan menjauhkan mudharat bagi umat
muslim khususnya ahli waris.
Kata Kunci : Tenggat Waktu, Kewarisan, Hukum Islam
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tenggat Waktu, Kewarisan, Hukum Islam |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 07:07 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 07:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63403 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
