Larandika, Gading Novryo and Silviana, Ana (2023) PELAKSANAAN PERALIHAN HARTA PUSAKA BERUPA HEWAN TERNAK PADA MASYARAKAT ADAT MINANGKABAU DI EСАМАТAN SUTERA KABUPATEN PESISIR SELATAN. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1. COVER - PENGESAHAN.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. PERNYATAAN KEASLIAN - KATA PENGANTAR.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
4. ABSTRAK B. INDONESIA DAN B INGGRIS.pdf Download (4MB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI - DAFTAR GAMBAR.pdf Download (4MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (386kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (323kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (822kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (248kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (237kB) |
Abstract
ABSTRAK
Harta Pusaka memiliki nilai kewibawaan tersendiri bagi masyarakat adat Minangkabau, begitu juga dengan masyarakat adat Minangkabau di Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan yang memiliki berbagai macam bentuk harta pusaka, salah satunya adalah harta pusaka berupa hewan ternak yang proses peralihannya dilakukan secara turun temurun dari generasi ke generasi melalui garis keturunan ibu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis proses peralihan harta pusaka berupa hewan ternak pada masyarakat adat Minangkabau di Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir selatan.
Serta menganalisis tejadinya peralihan harta pusaka berupa hewan ternak pada masyarakat adat Minangkabau di Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Teknik pengumpulan
data yang digunakan adalah studi lapangan dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan metode analisis data kualitatif dengan menarik kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah peralihan harta pusaka berupa hewan ternak pada Masyarakat adat Minangkabau di Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan hanya dapat dijumpai pada peralihan harta pusaka rendah yang dalam pelaksanaannya terdapat pergeseran terkait pemanfaatan dan sistem pengelolaan harta pusaka bilamana terhadap harta pusaka berupa hewan ternak proses peralihannya diteruskan kepada anak laki-laki serta adanya
penjualan terhadap harta pusaka. Praktiknya, Harta pusaka tersebut dialihkan tidak sesuai dengan pemanfaatan dan pengelolaan yang seharusnya. Penyebab terjadinya proses peralihan harta pusaka berupa hewan ternak karena kurangnya pengetahuan masyarakat adat Minangkabau akan aturan peralihan harta pusaka berupa harta pusaka hewan ternak. Harta pusaka tersebut harus tetap ada, agar harta pusaka tidak habis maka dapat dijadikan jaminan kehidupan bagi kaum dan dapat bermanfaat sebagaimana fungsi harta pusaka menurut hukum adat Minangkabau. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa dalam pelaksanaan perlaihan harta pusaka rendah berupa hewan ternak, terdapat pergeseran terkait pemanfaatan dan sistem pengelolaan harta pusaka pada masyarakat adat Minangkabau yang tidak sesuai ketentuan dalam hukum
adat Minangkabau. Adanya beberapa faktor penyebab peralihan harta pusaka ini tidak sesuai dengan hukum adat, penyebab utamanya adanya berbagai perkembangan dalam pola
kehidupan masyarakat sehingga mengakibatkan terjadinya tingkat kebutuhan masyarakat yang beragam. Serta hasil Analisa penulis yang mana pewarisan harta pusaka harus tetap ada agar harta pusaka tersebut tidak habis.
Kata Kunci: Peralihan Harta, Harta Pusaka Rendah, Adat Minangkabau
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 09:11 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 09:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63356 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
