Grazetta, Vicko Vanessa and Aminah (2026) STRATEGI PENGUATAN MAJELIS PENGAWAS DAERAH (MPD) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS JABATAN NOTARIS DI KOTA SEMARANG. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1. HALAMAN COVER - PENGESAHAN.pdf Download (550kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. SURAT PERNYATAAN - KATA PENGANTAR.pdf Download (290kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK.pdf Download (275kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. DAFTAR ISI.pdf Download (220kB) |
|
|
Text (BAB I)
5. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (508kB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (446kB) |
|
|
Text (BAB III)
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (579kB) |
|
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (198kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (222kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
10. LAMPIRAN.pdf Download (849kB) |
Abstract
ABSTRAK
Majelis Pengawas Daerah (MPD) berperan penting menjaga kualitas jabatan Notaris melalui pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan. Namun, keterbatasan kelembagaan, sumber daya manusia, anggaran, serta sarana prasarana menyebabkan fungsi pengawasan belum optimal. Peningkatan aktivitas hukum di Kota Semarang menuntut strategi penguatan MPD agar efektif, profesional, akuntabel, serta mampu meningkatkan integritas dan kualitas layanan kenotariatan bagi masyarakat secara berkelanjutan dan berkeadilan hukum.
Perumusan Masalah dan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis apa kendala yang dihadapi Majelis Pengawas Daerah dalam menjalankan tugas pengawasannya di Kota Semarang serta mengetahui dan menganalisis strategi penguatan Majelis Pengawas Daerah dalam meningkatkan kualitas jabatan Notaris di Kota Semarang.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan non-doktrinal empiris dengan spesifikasi penelitian yang bersifat gabungan antara deskriptif-preskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara. Teori yang digunakan adalah teori pengawasan, teori kelembagaan, dan teori manajemen sumber daya manusia.
MPD Semarang menghadapi kendala normatif, internal, dan eksternal yang menghambat efektivitas pengawasan Notaris, berdampak pada kualitas jabatan. Penguatan diperlukan melalui inovasi digital, pengawasan berbasis risiko, peningkatan kompetensi SDM, perluasan kewenangan sanksi, serta dukungan anggaran dan sarana agar pengawasan lebih profesional, efisien, akuntabel, dan berkelanjutan.
MPD menghadapi kendala normatif, internal, eksternal; penguatan melalui regulasi, SDM, anggaran, digitalisasi, dan partisipasi publik diperlukan meningkatkan kualitas Notaris jabatan.
Kata Kunci: Majelis Pengawas Daerah; Notaris; Kualitas Jabatan Notaris; Kota Semarang; Strategi Penguatan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 17 Oct 2026 05:51 |
| Last Modified: | 17 Oct 2026 05:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63316 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
