Search for collections on Undip Repository

IMPLEMENTASI TANDA TANGAN ELEKTRONIK DALAM PEMBUATAN DOKUMEN LEGALITAS BADAN USAHA YANG DIBUAT NOTARIS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG JABATAN NOTARIS

Priyadi, Sugeng and Prabandari, Adya Paramita (2026) IMPLEMENTASI TANDA TANGAN ELEKTRONIK DALAM PEMBUATAN DOKUMEN LEGALITAS BADAN USAHA YANG DIBUAT NOTARIS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG JABATAN NOTARIS. Masters thesis, Magister Kenotariatan.

[thumbnail of HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN] Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
cover.pdf

Download (70kB)
[thumbnail of SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR] Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
surat pernyataan.pdf

Download (375kB)
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf

Download (122kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI] Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (222kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (979kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
bab 3.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (28kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka.pdf

Download (357kB)

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendalami validitas yuridis penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) oleh Notaris dalam kaitannya dengan verifikasi dokumen legalitas badan hukum di era digital. Transformasi menuju Cyber Notary mengharuskan adanya redefinisi terhadap peran Notaris sebagai pejabat umum yang menjamin kepastian hukum. Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya disharmoni norma antara Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang mengakui TTE sebagai alat bukti sah, dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris (UUJN) yang masih mensyaratkan kehadiran fisik para pihak secara konvensional. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), penelitian ini membedah fenomena tersebut melalui lensa Teori Kepastian Hukum Gustav Radbruch dan Teori Kemanfaatan Jeremy Bentham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TTE oleh organ badan hukum dalam pembuatan akta otentik memberikan kemanfaatan hukum yang signifikan berupa efisiensi dan aksesibilitas global, sejalan dengan prinsip kesetaraan fungsional (functional equivalence principle). Namun, dari perspektif kepastian hukum formal, penggunaan TTE tanpa sinkronisasi terhadap syarat "menghadap" berisiko mendegradasi kekuatan pembuktian akta otentik menjadi akta di bawah tangan berdasarkan Pasal 1869 KUHPerdata. Verifikasi dokumen legalitas badan hukum dalam bentuk digital juga menuntut Notaris memiliki kompetensi teknis dalam memvalidasi sertifikat elektronik guna mencegah tindakan ultra vires oleh pengurus perseroan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan rekonstruksi regulasi dalam UUJN yang mengakomodasi konsep "menghadap secara virtual" agar nilai kepastian hukum dan kemanfaatan hukum dapat berjalan selaras tanpa mencederai otentisitas akta.

Kata Kunci: Notaris, Tanda Tangan Elektronik, Dokumen Legalitas.

Item Type: Thesis (Masters)
Divisions: Faculty of Law > Master Program in Notary
Depositing User: Magister Kenotariatan
Date Deposited: 17 Oct 2026 05:26
Last Modified: 17 Oct 2026 05:26
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63312

Actions (login required)

View Item View Item