Purnama, Siti Alfiari Sabihisma and Santoso, Budi (2026) PERLINDUNGAN HUKUM MOTIF BATIK KONTEMPORER BUNGA KIPAS PADA PT. OMAH BATIK 33 DI KABUPATEN SRAGEN. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1.cover pengesahan.pdf Download (271kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN)
2.pernyataan.pdf Download (219kB) |
|
|
Text (KATA PENGANTAR)
3.kata pengantar.pdf Download (170kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
4.abstrak.pdf Download (224kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
5.daftar isi.pdf Download (262kB) |
|
|
Text (BAB I)
6.bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (379kB) |
|
|
Text (BAB II)
7.bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (360kB) |
|
|
Text (BAB III)
8.bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB IV)
9.bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (236kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10.daftar pustaka.pdf Download (224kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
11.lampiran.pdf Download (356kB) |
Abstract
ABSTRAK
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, karya seni batik merupakan salah satu objek yang memperoleh perlindungan hak cipta. Karya seni batik merujuk pada motif batik kontemporer. Namun, pelanggaran hak cipta terhadap karya seni batik masih sering dijumpai dalam praktik, termasuk pada motif bunga kipas ciptaan PT. Omah Batik 33 di Kabupaten Sragen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pelanggaran hak cipta terhadap motif batik kontemporer bunga kipas dan perlindungan hukum yang diterapkan oleh PT. Omah Batik 33. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan memadukan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pemilik, direktur, dan karyawan PT. Omah Batik 33, sementara data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Metode analisis data dilakukan secara kualitatif. Dalam penelitian ini, ditemukan berbagai pelanggaran terhadap motif bunga kipas, meliputi penjiplakan, penggandaan, dan peredarannya sebagai batik tiruan meskipun motif tersebut telah didaftarkan. Upaya perlindungan represif yang ditempuh masih berfokus pada penyelesaian secara kekeluargaan sehingga perlindungan yang diberikan belum mencapai efektivitas optimal dan masih menyisakan potensi terulangnya pelanggaran. Dapat disimpulkan, penegakan hukum melalui mekanisme litigasi perlu dipertimbangkan untuk memberi efek jera, serta pentingnya penyuluhan kepada masyarakat mengenai urgensi perlindungan hak cipta agar pelanggaran tidak lagi dianggap sebagai praktik yang wajar.
Kata Kunci: Hak Cipta; Motif Batik Kontemporer Bunga Kipas; Perlindungan Hukum.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 17 Oct 2026 05:21 |
| Last Modified: | 17 Oct 2026 05:21 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63311 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
