Hidayati, Sekar Nur and Silviana, Ana (2026) AKIBAT HUKUM BAGI NOTARIS YANG MELAKUKAN PERBUATAN MELAWAN HUKUM PEMALSUAN TERHADAP AKTA KUASA JUAL (Studi Putusan Nomor 773/Pid.B/2021/PN.Smg). Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
Halaman Depan Cover Sampai Dengan Halaman Pengesahan.pdf Download (244kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
SURAT PERNYATAAN SAMPAI DENGAN KATA PENGANTAR.pdf Download (537kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK (BAHASA INDONESIA DAN BAHASA INGGRIS).pdf Download (192kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (240kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (709kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (724kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (280kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (344kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Download (357kB) |
Abstract
ABSTRAK
Notaris sebagai pejabat umum memiliki peran strategis dalam menciptakan kepastian hukum melalui pembuatan akta otentik. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan penyimpangan, seperti kasus pemalsuan tanda tangan dalam Akta Kuasa Menjual sebagaimana terjadi dalam Putusan Nomor 773/Pid.B/2021/PN.Smg. Kasus tersebut menunjukkan adanya pelanggaran hukum oleh notaris yang tidak hanya merugikan para pihak, tetapi juga merusak kepercayaan terhadap profesi notaris. Permasalahan ini menimbulkan pertanyaan mengenai bentuk perbuatan melawan hukum serta pertanggungjawaban hukum notaris dalam pembuatan akta yang mengandung unsur pemalsuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh notaris dalam pembuatan akta kuasa menjual terkait pem-alsuan tanda tangan serta mengkaji pertanggungjawaban hukum yang dapat dikenakan notaris metode penelitian yang digunakan Adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, pendekatan konsep-tual data diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif dengan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tindakan notaris yang mengetahui turut serta atau membiarakan terjadinya pemalsuan tanda tangan, dalam akta oten-tik memenuhi unsur pmh dan prinsip kehati-hatian dan kecermatan, tidak dil-akukannya verifikasi secara memadai terhadap identitas, kehadiran dan kewenangan penghadap, serta dicantumkannya keterangan yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Perbuatan tersebut meliputi kepalsuan materiil berupa tanda tangan yang tidak identik dengan tanda tangan Suratinah dan kepalsuan intelektual berupa keterangan seolah-olah Suratinah hadir, memberikan kuasa, dan menandatangani akta di hadapan Notaris. Perbuatan tersebut bertentangan dengan kewajiban jabatan Notaris dan mempunyai sifat melawan hukum secara formil maupun materiil sebagaimana dianalisis dalam kaitannya dengan Pasal 12 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Penggunaan akta tersebut selanjutnya mengakibat-kan peralihan hak atas SHM Nomor 5435 dan 5436 serta menimbulkan kerugian materiil bagi Suratinah sekurang-kurangnya sebesar Rp1.750.000.000,00. Per-tanggungjawaban pidana Dalam perspektif KUHP Nasional, pertanggungjawaban tersebut dianalisis melalui Pasal 20, Pasal 36, dan Pasal 392 Undang-Undang No-mor 1 Tahun 2023. Notaris Madiyana Herawati dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan, sedangkan Fransiska Ely Wulandari dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun 4 bulan. Penelitian juga menunjukkan bahwa penjatuhan pidana telah memiliki dasar pertanggungjawaban pidana karena mempertimbangkan kesalahan, kemampuan bertanggung jawab, dari aspek pidana notaris dapat dimintai per-tanggungjawaban berdasarkan Pasal 264 jo. Pasal 55 KUHP terkait pemalsuan su-rat autentik. Penelitian ini menegaskan intergritas kehati-hatian dan kepatuhan no-taris terhadap ketentuan jabatan untuk menjaga kepastian hukum dan perlin-dungan hukum para pihak
Kata kunci : Notaris,perbuatan melawan hukum,pemalsuan tanda tangan,akta kuasa menjual, pertanggungjawaban hukum
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 17 Oct 2026 04:50 |
| Last Modified: | 17 Oct 2026 04:50 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63306 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
