Elvani, Rindi and Mahfud, Muh. Afif (2026) PENGAWASAN TERHADAP NOTARIS GUNA MENCEGAH TERJADINYA PELANGGARAN KODE ETIK: KOMPARASI INDONESIA DAN BELANDA. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1. Halaman cover - Halaman pengesahan.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. Halaman pernyataan - Kata pengantar.pdf Download (4MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. Abstrak.pdf Download (110kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. Daftar isi.pdf Download (82kB) |
|
|
Text (BAB I)
5. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (312kB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (218kB) |
|
|
Text (BAB III)
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (294kB) |
|
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (101kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. Daftar pustaka.pdf Download (99kB) |
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini membahas kelemahan pengawasan terhadap notaris dalam mencegah terjadinya pelanggaran kode etik di Indonesia. Pengawasan yang dilaksanakan oleh Majelis Pengawas Daerah, Majelis Pengawas Wilayah, dan Majelis Pengawas Pusat berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris masih menghadapi berbagai kendala, antara lain belum optimalnya independensi lembaga pengawas, keterbatasan efektivitas pengawasan, serta kurang responsifnya mekanisme pengawasan terhadap perkembangan teknologi dan dinamika praktik kenotariatan. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi efektivitas penegakan kode etik dan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian non-doktrinal empiris dengan pendekatan komparatif antara sistem pengawasan notaris di Indonesia dan Belanda. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, analisis peraturan perundang-undangan, serta kajian terhadap praktik pengawasan notaris di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengawasan notaris di Belanda lebih terstruktur, independen, dan adaptif melalui peran Bureau Financieel Toezicht (BFT), Kamer voor het Notariaat, dan Koninklijke Notariële Beroepsorganisatie (KNB) yang mengedepankan prinsip integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Berdasarkan temuan tersebut, Penelitian ini menawarkan solusi berupa penguatan transparansi, independensi dan kewenangan lembaga pengawas notaris, peningkatan koordinasi antar lembaga pengawas
Kata Kunci: Pengawasan Notaris; Kode Etik Notaris; Pelanggaran Notaris; Majelis Pengawas Notaris; Belanda.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 09:04 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 09:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63300 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
