Search for collections on Undip Repository

DISPENSASI PERKAWINAN DI BAWAH UMUR AKIBAT HAMIL DI LUAR NIKAH (Studi Di Pengadilan Agama Demak). _019 PDT 2016

FATMAWATI, NITA and Yunanto, Yunanto and Marjo, Marjo (2016) DISPENSASI PERKAWINAN DI BAWAH UMUR AKIBAT HAMIL DI LUAR NIKAH (Studi Di Pengadilan Agama Demak). _019 PDT 2016. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of 019 NITA FATMAWATI - cover.pdf] Text
019 NITA FATMAWATI - cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (165kB)
[thumbnail of 019 NITA FATMAWATI - abstrak.pdf] Text
019 NITA FATMAWATI - abstrak.pdf

Download (67kB)
[thumbnail of 019 NITA FATMAWATI - bab 1.pdf] Text
019 NITA FATMAWATI - bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (133kB)
[thumbnail of 019 NITA FATMAWATI - bab 2.pdf] Text
019 NITA FATMAWATI - bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (236kB)
[thumbnail of 019 NITA FATMAWATI - bab 3.pdf] Text
019 NITA FATMAWATI - bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (81kB)
[thumbnail of 019 NITA FATMAWATI - bab 4.pdf] Text
019 NITA FATMAWATI - bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (218kB)
[thumbnail of 019 NITA FATMAWATI - bab 5.pdf] Text
019 NITA FATMAWATI - bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11kB)
[thumbnail of 019 NITA FATMAWATI - dapus.pdf] Text
019 NITA FATMAWATI - dapus.pdf

Download (59kB)

Abstract

Perkawinan adalah perbuatan hukum antara laki-laki dan perempuan yang dilakukan dengan sakral dan penuh kasih sayang. Tujuan perkawinan adalah untuk membentuk keluarga yang bahagia dan kekal yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Syarat yang harus dipenuhi sebelum melangsungkan perkawinan adalah mengenai batasan usia. Batasan usia ini diatur di dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan yang mana calon mempelai laki-laki adalah 19 tahun dan calon mempelai perempuan adalah 16 tahun, apabila terdapat penyimpangan pada batasan usia dapat dilakukan permohonan dispensasi perkawinan di Pengadilan Agama.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelesaian permohonan dispensasi perkawinan pada kasus hamil di luar nikah oleh hakim Pengadilan Agama dan untuk mengetahui dampak dari dikabulkannya permohonan dispensasi perkawinan pada kasus hamil diluar nikah yang di dalamnya juga mencakup mengenai faktor penyebab diajukannya permohonan dispensasi perkawinan.
Metode pendekatan yang digunakan penulis adalah yuridis empiris, dengan spesifikasi deskriptif analitis. Data primer diperoleh dengan cara melakukan wawancara kepada hakim Pengadilan Agama Demak dan Ketua Kantor Urusan Agama Demak, sedangkan data sekunder berupa bahan-bahan hukum yang mempunyai kekuatan mengikat dan dapat membantu menganalisis. Analisis data yang digunakan oleh penulis adalah metode kualitatif.
Hasil penelitian di Pengadilan Agama Demak dan di Kantor Urusan Agama Demak menunjukkan bahwa permohonan dispensasi perkawinan di Kabupaten Demak cenderung meningkat setiap tahunnya. Pengajuan dispensasi perkawinan ini banyak terjadi karena beberapa faktor, di antaranya karena hamil di luar nikah,
kekhawatiran orang tua dan faktor pendidikan. Dasar pertimbangan hakim dalam memberikan penetapan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 mengenai Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1974 dan pertimbangan hakim yang berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh dari bukti-bukti yang diajukan.
Kata Kunci : Dispensasi Perkawinan, Di Bawah Umur, Hamil Di Luar Nikah

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Dispensasi Perkawinan, Di Bawah Umur, Hamil Di Luar Nikah
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 16 Oct 2026 07:11
Last Modified: 16 Oct 2026 07:11
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63280

Actions (login required)

View Item View Item