Hakim, Muhammad Difa Sirojul and Santoso, Budi (2026) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG MEREK DALAM INDUSTRI TEKSTIL TERHADAP PELANGGARAN HAK MEREK (STUDI KASUS PADA PT PRIMATEXCO INDONESIA). Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL - KATA PENGANTAR)
Cover-Halaman Pengesahan.pdf Download (164kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (113kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar isi.pdf Download (144kB) |
|
|
Text (BAB I)
Bab I.pdf Restricted to Repository staff only Download (379kB) |
|
|
Text (BAB II)
Bab II.pdf Restricted to Repository staff only Download (339kB) |
|
|
Text (BAB III)
Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (286kB) |
|
|
Text (BAB IV)
Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (59kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Download (177kB) |
Abstract
Abstrak
Industri tekstil merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian Indonesia yang berkontribusi besar terhadap ekspor dan penyerapan tenaga kerja. Merek sebagai bagian dari Hak Kekayaan Intelektual (HKI) memiliki peran penting dalam menjaga identitas dan reputasi produk di tengah persaingan usaha, khususnya untuk menjamin kualitas serta keaslian produk yang beredar di pasaran. PT Primatexco Indonesia sebagai salah satu produsen kain berkualitas tinggi menghadapi permasalahan pelanggaran merek berupa pemalsuan cap dan tindakan pencampuran produk oleh distributor yang merugikan perusahaan secara ekonomi maupun reputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan pentingnya perlindungan hukum terhadap pemegang hak merek dalam industri tekstil serta menganalisis upaya yang dilakukan PT Primatexco Indonesia dalam menyelesaikan pelanggaran merek tersebut.
Penelitian menggunakan metode pendekatan yuridis empiris dengan mengkaji ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis serta pengumpulan data lapangan melalui wawancara dengan pihak internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap merek sangat diperlukan untuk menjaga kepastian hukum, mencegah kerugian perusahaan, serta melindungi konsumen dari misinformasi produk. Selain itu, PT Primatexco Indonesia dalam menangani dugaan pelanggaran merek lebih mengutamakan mekanisme non-litigasi berupa musyawarah dengan pelaku pelanggaran dibandingkan penyelesaian melalui jalur hukum, dengan pertimbangan
efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan hubungan bisnis. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa optimalisasi perlindungan merek dalam industri tekstil tidak hanya memerlukan kekuatan regulatif, namun juga strategi penyelesaian sengketa yang adaptif sesuai kebutuhan industri.
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Hak Merek, Industri Tekstil,
PT Primatexco Indonesia, Pelanggaran Merek.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 04:15 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 04:15 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63270 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
