Zidni, M. Irfan and Mahfud, Muh Afif (2026) DESAIN PENGATURAN PENGGUNAAN TANDA TANGAN ELEKTRONIK DALAM PEMBUATAN AKTA OTENTIK OLEH NOTARIS. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1.COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2.SURAT PERNYATAAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3.ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4.DAFTAR ISI.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
5.BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB II)
6.BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB III)
7.BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB IV)
8.BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
10.LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK
Digitalis memepengaruhi banyak komponen dalam kehidupan manusia saat ini, kebutuhan akan layanan hukum yang cepat, efisien, dan terpercaya semakin meningkat. Salah satu wujud dari transformasi ini adalah penggunaan tanda tangan elektronik dalam pembuatan akta otentik oleh notaris. Namun, di tengah pesatnya kemajuan teknologi yang masif, regulasi di Indonesia masih tertinggal dan belum memberikan kepastian hukum yang kuat bagi para notaris dalam menerapkan inovasi ini. Bedasarkan latar belakang tersebut, beberapa permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut : 1) Bagaimanakah kelemahan penggunaan tanda tangan elektronik pada notaris di Indonesia? 2) bagaimanakah pandangan notaris terkait penggunaan tanda tangan elektronik dalam pembuatan akta otentik? 3) bagaimanakah desain pengaturan penggunaan tanda tangan elektronik dalam pembuatan akta otentik oleh notaris di Indonesia? Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-doctrinal empirik dengan sepesifikasi pendekatan penelitian prespektif. Sumber data penelitian berasal dari data primer (wawancara dan observasi) dan data sekunder (studi kepustakaan). Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan model interaktif. Dengan tiga tahapan yaitu : reduksi data, penyadian data dan menarik kesimpulan
Ditemukan dalam penelitian ini bahwa : 1) masih ada kelemahan dalam penggunaan tanda tangan elektronik oleh notaris di Indonesia. 2) Notaris junior atau muda cenderung lebih siap dalam menghadapi penerapan tanda tangan elektronik di banding notaris senior yang membutuhkan waktu lebih untuk beradaptasi dengan hal baru. 3) Negara Indonesia membutuhkan regulasi yang matang dalam mengakomodasi tanda tangan elektronik secara sah dan terintegrasi dalam sistem notariat digital. Oleh karena itu, dibutuhkan reformulasi kebijakan yang tidak hanya menekankan aspek hukum, tetapi juga memperhatikan kebutuhan praktis, keamanan data, dan kepercayaan publik terhadap penggunaan tanda tangan lektronik.
Kata kunci: notaris, tanda tangan elektronik, akta otentik, digitalisasi hukum, reformasi regulasi.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 03:36 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 03:36 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63260 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
