Prasetya, Danar Ikhsan and Badriyah, Siti Malikhatun (2026) PERLINDUNGAN HUKUM KREDITUR TERHADAP PENJUALAN OBJEK JAMINAN FIDUSIA OLEH DEBITUR (STUDI KASUS FIF GROUP SEMARANG). Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1. Cover - Pengesahan.pdf Download (223kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. Pernyataan - Kata Pengantar.pdf Download (160kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. Abstrak.pdf Download (257kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. Daftar Isi.pdf Download (178kB) |
|
|
Text (BAB I)
5. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (272kB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (345kB) |
|
|
Text (BAB III)
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (480kB) |
|
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (152kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. Daftar Pustaka.pdf Download (219kB) |
Abstract
ABSTRAK
Penjualan objek jaminan fidusia oleh debitur tanpa persetujuan kreditur masih sering terjadi dalam praktik pembiayaan konsumen dan menimbulkan kerugian bagi kreditur karena hilangnya jaminan sebagai alat pelunasan piutang apabila terjadi wanprestasi.
Secara normatif , Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia telah mengatur kewajiban pendaftaran jaminan fidusia, asas publisitas, serta larangan pengalihan objek jaminan fidusia tanpa persetujuan kreditur sebagaimana diatur dalam
Pasal 36. Namun secara empiris, praktik di lapangan menunjukkan masih adanya penyimpangan, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman debitur, ketidaktahuan pihak ketiga terhadap status jaminan fidusia, serta lemahnya pengawasan dari lembaga
pembiayaan. Permasalahan dalam penelitian ini terkait mekanisme perlindungan hukum kreditur dalam hal terjadinya penjualan objek jaminan fidusia oleh debitur dan proses penyelesaian sengketa antara pihak-pihak yang terlibat dalam penjualan objek
yang masih berstatus sebagai jaminan fidusia? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi kreditur serta mekanisme penyelesaian sengketa atas penjualan objek jaminan fidusia oleh debitur. Metode penelitian yang
digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui kajian literatur, doktrin, serta putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum kreditur
terdiri atas perlindungan preventif dan represif. Perlindungan preventif diwujudkan melalui pembuatan akta jaminan fidusia dan pendaftaran secara elektronik, sedangkan perlindungan represif dilakukan melalui gugatan wanprestasi, gugatan perbuatan
melawan hukum, serta penerapan sanksi pidana berdasarkan Pasal 36 Undang-Undang Jaminan Fidusia. Namun demikian, hambatan tetap muncul pada tahap eksekusi objek jaminan fidusia, khususnya setelah Putusan Mahkamah Konstitusi yang mensyaratkan
adanya penetapan pengadilan. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi sistem pendaftaran fidusia, peningkatan edukasi hukum kepada debitur, serta penguatan pengawasan lembaga pembiayaan guna mencegah terjadinya pengalihan objek jaminan fidusia secara melawan hukum.
Kata Kunci: Jaminan Fidusia; Perlindungan Hukum; Perbuatan Mel
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 05:07 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 05:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63224 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
