Search for collections on Undip Repository

TANGGUNG JAWAB NOTARIS DALAM PENYIMPANAN PROTOKOL NOTARIS SECARA ELEKTRONIK SEBAGAI ARSIP NEGARA

Salsabila, Anisa and Basoeky, Unggul (2026) TANGGUNG JAWAB NOTARIS DALAM PENYIMPANAN PROTOKOL NOTARIS SECARA ELEKTRONIK SEBAGAI ARSIP NEGARA. Masters thesis, Magister Kenotariatan.

[thumbnail of HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN] Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1.HALAMAN COVER SAMPAI DENGAN HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (101kB)
[thumbnail of SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR] Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. SURAT PERNYATAAN SAMPAI DENGAN KATA PENGANTAR.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK.pdf

Download (16kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI] Text (DAFTAR ISI)
4. DAFTAR ISI.pdf

Download (18kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
5. BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (260kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
6. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (224kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
7. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (514kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
10. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (105kB)

Abstract

ABSTRAK

Kemajuan pesat perkembangan teknologi informatika telah membuat banyak perubahan dalam kehidupan manusia, salah satu diantaranya yaitu pengarsipan elektronik sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 1 angka 2 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan (UU Kearsipan). Khusus dalam hukum kenotariatan saat ini belum mengatur mengenai penyimpanan dan pemeliharaan protokol notaris secara elektronik sebagai arsip negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis formulasi pengaturan dan tanggung jawab notaris dalam penyimpanan protokol notaris secara elektronik sebagai arsip negara. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan (library research) dengan menggunakan bahan-bahan hukum dan studi lapangan dengan teknik wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan penarikan kesimpulan menggunakan teknik deduktif. Berdasarkan hasil penelitian, formulasi pengaturan mengenai penyimpanan protokol notaris secara elektronik terjadi kekosongan hukum yang mengakibatkan ketidakpastian hukum karena adanya hambatan-hambatan hukum baik secara substansi, struktur ataupun budaya hukum, sehingga kebutuhan untuk merevisi UUJN dengan peraturan yang telah ada merupakan suatu yang perlu untuk dilakukan agar terjadinya kepastian hukum. Notaris dalam menjalankan tugas jabatannya harus memiliki etika serta tanggung jawab profesi, tanggung jawab notaris dalam penyimpanan protokol notaris secara elektronik baik secara murni ataupun tidak murni memiliki implikasi yang berbeda. Penyimpanan arsip elektronik murni tentu melanggar peraturan yang berlaku pada saat ini karena aturan yang berlaku saat ini masih menuntut notaris untuk melakukan penyimpanan arsip secara konvensional mengingat bahwa minuta akta sebagai bagian protokol notaris masih harus dilakukan secara konvensional dengan demikian apabila ada yang menerapkannya maka dapat diminta pertanggungjawaban secara administrasi dan perdata, sedangkan penyimpanan elektronik tidak murni/hybrid tidak dapat diminta pertanggungjawabkan kecuali mengakibatkan kerugian bagi pihak yang berkepentingan. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jabatan notaris khususnya dalam penyimpanan dan pemeliharaan protokol notaris secara elektronik masih terjadi kekosongan hukum yang mengakibatkan ketidakpastian hukum serta berakibat pada pertanggungjawaban hukum seorang notaris dalam menjalankan tugas jabatannya, maka dari itu perlu untuk dilakukan reformasi hukum dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang telah ada, standarisasi internasional penyimpanan elektronik, serta mengadopsi negara lain yang menganut sistem civil law seperti Jerman dan Estonia yang telah menerapkan penyimpanan protokol notaris secara elektronik.

Kata Kunci: Notaris, Protokol Notaris, Elektronik, Arsip Negara, Tanggung Jawab Hukum.

Item Type: Thesis (Masters)
Divisions: Faculty of Law > Master Program in Notary
Depositing User: Magister Kenotariatan
Date Deposited: 15 Oct 2026 03:59
Last Modified: 15 Oct 2026 03:59
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63211

Actions (login required)

View Item View Item