Devina, Amelinda and Priyono, Ery Agus (2026) PENYELESAIAN PERJANJIAN KREDIT MACET AKIBAT OVERMACHT BAGI PENERIMA KREDIT USAHA RAKYAT (STUDI KASUS DI PT BANK JATENG KABUPATEN KUDUS). Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1. Halaman Cover - Pengesahan.pdf Download (968kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. Halaman Pernyataan - Kata Pengantar.pdf Download (197kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. Abstrak.pdf Download (120kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. Daftar Isi.pdf Download (190kB) |
|
|
Text (BAB I)
5. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (235kB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (337kB) |
|
|
Text (BAB III)
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (336kB) |
|
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (9kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. Daftar Pustaka.pdf Download (182kB) |
Abstract
ABSTRAK
PENYELESAIAN PERJANJIAN KREDIT MACET AKIBAT
OVERMACHT BAGI PENERIMA KREDIT USAHA RAKYAT (STUDI
KASUS DI PT BANK JATENG KABUPATEN KUDUS)
Kredit Usaha Rakyat merupakan salah satu bentuk dukungan perbankan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Praktiknya banyak ditemukan kasus kredit macet yang terjadi bukan karena kelalaian debitur, melainkan karena
adanya keadaan memaksa yang tidak dapat dihindari dan diprediksi, seperti bencana alam, pandemi, atau kondisi ekonomi nasional yang berdampak terhadap kemampuan usaha debitur. Penelitian ini dikaji dengan teori penyelesaian sengketa, tanggung jawab hukum, dan perlindungan hukum sebagai landasan untuk
memahami posisi para pihak dalam menghadapi kondisi overmacht. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penyelesaian kredit macet akibat overmacht serta perlindungan hukum para pihak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris, dengan pengumpulan data melalui wawancara
karyawan bank, debitur KUR, serta telaah dokumen hukum dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, khususnya regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil penelitian menunjukkan penyelesaian kredit macet akibat overmacht di PT Bank Jateng Kudus dilakukan melalui berbagai mekanisme, seperti restrukturisasi kredit, penjadwalan ulang pembayaran, penundaan angsuran, serta pemberian stimulus tertentu. Perlindungan hukum diberikan melalui asas keadilan, kepastian hukum, dan itikad baik dalam pelaksanaan perjanjian. Penelitian ini merekomendasikan perlunya regulasi yang lebih rinci dan fleksibel terkait mekanisme penyelesaian kredit macet karena overmacht, agar mampu memberikan kepastian dan perlindungan hukum secara seimbang bagi kedua belah pihak.
Kata Kunci: Kredit Usaha Rakyat, Overmacht, Penyelesaian Kredit Macet
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 03:53 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 03:53 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63210 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
