Imani, Almania Mista and Priyono, Ery Agus (2026) PERAN MAJELIS PENGAWAS NOTARIS DAERAH DALAM PENEGAKAN KODE ETIK NOTARIS DI KABUPATEN PATI. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (HALAMAN JUDUL – PENGESAHAN)
1. HALAMAN DEPAN-HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (377kB) |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN – KATA PENGANTAR)
2. SURAT PERNYATAAN-KATA PENGANTAR.pdf Download (280kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK.pdf Download (282kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4. DAFTAR ISI.pdf Download (231kB) |
|
|
Text (BAB I)
5. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (398kB) |
|
|
Text (BAB II)
6. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (424kB) |
|
|
Text (BAB III)
7. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (808kB) |
|
|
Text (BAB IV)
8. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (210kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (182kB) |
Abstract
ABSTRAK
Notaris adalah sebagai pejabat umum yang menjalankan profesinya dalam memberikan jasa hukum wajib tunduk terhadap tugas, wewenang dan larangan jabatannya. Kode etik bertujuan memastikan bahwa notaris menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai dengan Undang-Undang Jabatan Notaris. 70 Notaris dalam
praktiknya di Kabupaten Pati, 5 melakukan berbagai pelanggaran kode etik. Majelis Pengawas Notaris Daerah (MPD) berfungsi sebagai pengawas yang bertugas menegakkan kode etik tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis Pelaksanaan Tugas
Pengawasan Kode Etik Notaris oleh Majelis Pengawas Notaris Daerah di Kabupaten Pati dan peran Majelis Pengawas Notaris Daerah dalam Penegakan Kode Etik Notaris di Kabupaten Pati. Jenis penelitian ini termasuk lingkup penelitian empiris. Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah non doktrinal (yuridis empiris). Sumber dan jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah evaluatif. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan data primer yang mencakup studi lapangan dan studi kepustakaan. Studi lapangan yaitu
observasi dan wawancara, studi kepustakaan seperti buku, jurnal, dan dokumen untuk mendalami pandangan ahli dan informasi yang berkaitan dengan permasalahan. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif sebagai metode dalam analisis data. Pelaksanaan tugas pengawasan kode etik notaris oleh Majelis Pengawas
Notaris di Kabupaten Pati secara normatif telah mengacu pada ketentuan UUJN dan Permenkumham. Praktik yang terjadi di Kabupaten Pati, tugas pengawasan belum berjalan optimal karena dipengaruhi oleh faktor kultur. Peran Majelis Pengawas Notaris Daerah dalam penegakan kode etik notaris di Kabupaten Pati yaitu sebagai pengawas dan pembina, guna mencegah terjadinya pelanggaran. MPD juga melakukan pengawasan secara berkala terhadap protokol notaris dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran kode etik maupun jabatan notaris. Pemerintah perlu mendukung peran Majelis Pengawas Daerah (MPD) melalui regulasi, sarana, dan anggaran yang memadai serta koordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM dan Ikatan Notaris Indonesia agar pengawasan notaris lebih efektif. MPD juga harus meningkatkan pembinaan, mempercepat penanganan
laporan, dan menjaga transparansi, sementara masyarakat perlu memahami hak dan kewajibannya, berpartisipasi dalam pengawasan, serta selektif memilih notaris profesional.
Kata Kunci : MPD; Penegakan Kode Etik; Notaris.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 03:29 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 03:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63205 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
