ZARINA, OKKY NUGRAHENI and Priyono, FX. Joko and Siswanto, Dadang (2013) PERTANGGUNGJAWABAN KORPORASI TRANSNASIONAL TERHADAP PELANGGARAN BERAT HAK ASASI MANUSIA (STUDI KASUS GUGATAN GANTI RUGI TERHADAP EXXON MOBIL OLEH INTERNATIONAL LABOR RIGHTS FUND). _HI 2013. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
OKKY NUGRAHENI ZARINA_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (59kB) |
|
|
Text
OKKY NUGRAHENI ZARINA_ABSTRAK.pdf Restricted to Repository staff only Download (11kB) |
|
|
Text
OKKY NUGRAHENI ZARINA_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (31kB) |
|
|
Text
OKKY NUGRAHENI ZARINA_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (52kB) |
|
|
Text
OKKY NUGRAHENI ZARINA_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (24kB) |
|
|
Text
OKKY NUGRAHENI ZARINA_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (160kB) |
|
|
Text
OKKY NUGRAHENI ZARINA_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (14kB) |
|
|
Text
OKKY NUGRAHENI ZARINA_DAFPUS.pdf Download (12kB) |
Abstract
Korporasi transnasional memiliki peran dan kekuasaan yang besar dalam tata kehidupan dunia saat ini karena kemampuan dan kekuasaan korporasi transnasional dalam mengatur kehidupan ekonomi negara terutama negara-negara berkembang. Peran, pengaruh dan kekuasaan korporasi transnasional dalam perekonomian dunia saat ini tidak dapat dipungkiri lagi. Korporasi transnasional, dengan kekuatan ekonomi dan politik yang demikian besar dapat terlibat dalam berbagai bentuk pelanggaran HAM. Di Indonesia, contoh kasus pelanggaran berat hak asasi manusia yang diduga melibatkan korporasi transnasional di Indonesia adalah Exxon Mobil di Aceh.
Sesuai latar belakang di atas dapat diambil permasalahan, apakah pelanggaran berat hak asasi manusia yang dilakukan korporasi transnasional di Aceh telah memenuhi unsur-unsur yuridis pelanggaran berat hak asasi manusia, dan bagaimana bentuk pertanggungjawaban korporasi transnasional terhadap pelanggaran berat hak asasi manusia di Aceh.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian hukum ini adalah yuridis normatif. Mengacu kepada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan serta norma-norma yang ada dalam masyarakat dan Instrumen Hukum Internasional, data dalam penulisan hukum ini adalah data sekunder atau studi kepustakaan. Metode analisis yang dipergunakan adalah deskriptif analitis, yaitu bahan-bahan hukum yang bersifat normatif diolah dan dianalisis dengan menggunakan metode interpretasi hukum.
Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang terjadi di Aceh, telah menunjukan terjadi dugaan adanya kejahatan kemanusiaan seperti yang telah diatur dalam Pasal 9 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Unsur-unsur kejahatan kemanusiaan dalam undang-undang tersebut telah terpenuhi. Unsur-unsur tersebut di antaranya pembunuhan, penyiksaan, perkosaan dan penghilangan orang secara paksa. Pertanggungjawaban terhadap pelanggaran berat HAM yang dilakukan oleh korporasi transnasiona di Aceh diproses berdasarkan pada hukum dalam pertanggungjawaban perdata yang berdasarkan pada hukum kebiasaan untuk kerugian (common law tort claims) seperti kematian akibat kelalaian, penganiayaan, pemukulan, penangkapan dan penahanan yang sewenang-wenang.
Kata kunci : Korporasi Transnasional, Pelanggaran Berat HAM, Exxon Mobil
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Korporasi Transnasional, Pelanggaran Berat HAM, Exxon Mobil |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 01:22 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 01:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63196 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
