Utama, Renzie Adrintya Cahya and Budiharto, Budiharto and Saptono, Hendro (2016) TANGGUNG JAWAB BANK DALAM HAL TERJADI KELALAIAN DALAM PENERBITAN KARTU KREDIT (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Surakarta Nomor: 84/Pdt G/2014/PN.Skt). _157 DG 2016. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
157 Renzie Adrintya Cahya Utama - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (243kB) |
|
|
Text
157 Renzie Adrintya Cahya Utama - abstrak.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
157 Renzie Adrintya Cahya Utama - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (154kB) |
|
|
Text
157 Renzie Adrintya Cahya Utama - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (365kB) |
|
|
Text
157 Renzie Adrintya Cahya Utama - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (204kB) |
|
|
Text
157 Renzie Adrintya Cahya Utama - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (359kB) |
|
|
Text
157 Renzie Adrintya Cahya Utama - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (134kB) |
|
|
Text
157 Renzie Adrintya Cahya Utama - dapus.pdf Download (218kB) |
Abstract
Bank dalam menjalankan usahanya diwajibkan untuk menerapkan prinsip kehati – hatian, bahwa bank dan orang – orang yang terlibat di dalamnya, terutama dalam membuat suatu kebijakan dan menjalankan kegiatan usahanya wajib menjalankan tugas dan wewenangnya masing masing secara cermat, teliti, dan professional. Undang – undang Perbankan memerintahkan pada setiap bank
umum untuk selalu melaksanakan kegiatannya dengan berdasarkan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kepercayaan nasabah yang menghimpunkan dananya di bank. Sengketa kartu kredit yang terjadi di Surakarta berawal dari kelalaian Bank yang salah alamat dalam menerbitkan surat tagihan kartu kredit, padahal penerima
surat tagihan tidak pernah menggunakan kartu kredit dengan tagihan tersebut. Kemudian berlanjut dengan pelaporan yang dilakukan Bank atas tunggakan kartu kredit kepada Sistem Informasi Debitur Bank Indonesia yang mengakibatkan penerima tagihan kartu kredit masuk dalam daftar black list kredit macet Bank
Indonesia. Tidak segera dihapusnya dalam daftar black list BI oleh Bank tersebut, mengakibatkan usaha dagang penerima surat tagihan kartu kredit bangkrut karena pengajuan kredit modal ke berbagai lembaga keuangan ditolak.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaturan lebih lanjut mengenai perlindungan nasabah atas kelalaian Bank dalam Kartu Kredit, dan mengetahui kesesuaian Putusan Pengadilan Negeri Nomor: 84/Pdt G/2014/PN.Skt dengan ketentuan perundang-undangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan secara Yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian studi kepustakaan (library
research) yang menggunakan jenis data sekunder, kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif.
Dan dari hasil penelitian ini didapati ternyata bank yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran peraturan – peraturan yang seharusnya wajib dipatuhi oleh pihak bank umum yang berkedudukan di Indonesia. Akibat dari pelanggaran kelalaian tersebut bank yang bersangkutan telah merugikan nasabahnya dan merugikan dirinya sendiri dengan hilangnya rasa kepercayaan
nasabah akibat kasus ini dan menurunnya reputasi bank tersebut akibat kelalaiannya. Akibat kelalaiannya tersebut bank bisa dikenai sanksi oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan
Kata kunci : penerbitan kartu kredit, kartu kredit, kelalaian bank
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | penerbitan kartu kredit, kartu kredit, kelalaian bank |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 01:15 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 01:15 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63191 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
