Haqnur, Salsabila (2025) KOMPOSISI TUBUH DOMBA EKOR TIPIS YANG MENDAPAT PAKAN PELLET DENGAN UKURAN PARTIKEL SUMBER SERAT YANG BERBEDA. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover-Salsabila Haqnur_23010120140064.pdf - Published Version Download (178kB) |
|
|
Text
Bab 1-Salsabila Haqnur_23010120140064.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text
Bab 2-Salsabila Haqnur_23010120140064.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text
Bab 3-Salsabila Haqnur_23010120140064.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
Bab 4-Salsabila Haqnur_23010120140064-1-16.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (273kB) | Request a copy |
|
|
Text
Daftar Pustaka-Salsabila Haqnur_23010120140064.pdf - Published Version Download (220kB) |
|
|
Text
Lampiran-Salsabila Haqnur_23010120140064.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (475kB) | Request a copy |
|
|
Text
Biodata-Salsabila Haqnur_23010120140064.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (193kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan pellet dengan ukuran
partikel sumber serat yang berbeda terhadap komposisi tubuh domba Ekor Tipis.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Mei 2024 di Laboratorium Produksi
Ternak Potong dan Perah, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas
Diponegoro.
Materi yang digunakan yaitu 15 ekor domba Ekor Tipis (DET) dengan bobot
badan awal 18,9±1,9 kg (CV = 10,07%), umur 8 – 10 bulan dan pakan bentuk pellet
yang tersusun dari bungkil kacang kedelai 8,75%, kulit kacang tanah (KKT) 22%,
dan konsentrat komersial 69,25% dengan ukuran partikel KKT yang berbeda.
Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan
dan 5 ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah pakan bentuk pellet dengan
ukuran partikel KKT kasar (3–5 mm) 22% (T1), pakan bentuk pellet dengan ukuran
partikel KKT halus (2 – < 3 mm) 22% (T2), dan pakan bentuk pellet dengan ukuran
partikel KKT kasar 11% dan halus 11% (T3). Parameter yang diamati adalah
komposisi tubuh diukur dengan metode “urea space” yang meliputi kadar air tubuh,
protein tubuh, dan lemak tubuh yang diambil pada hari ke-0, 50, dan 100 tahap
perlakuan. Data dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) dengan uji F. Jika
perlakuan berpengaruh nyata, maka dilakukan dengan uji Duncan’s Multiple Range
Test (DMRT).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan pellet dengan ukuran
partikel KKT yang berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap parameter
kadar air tubuh, protein tubuh, dan lemak tubuh. Rata-rata kandungan air tubuh,
protein tubuh, dan lemak tubuh yang diambil pada hari ke-0, 50, dan 100 tahap
perlakuan adalah sebagai berikut: pada hari ke-0, rata-rata kadar air tubuh tercatat
sebesar 8,91 kg (59,02%), protein tubuh sebesar 1,89 kg (12,50%), dan lemak tubuh
sebesar 3,03 kg (20,09%). Setelah 50 hari pemeliharaan, terdapat peningkatan kadar
air tubuh menjadi 11,20 kg (59,03%), protein tubuh menjadi 2,50 kg (13,14%), dan
lemak tubuh menjadi 3,82 kg (20,07%). Pada hari ke-100 pemeliharaan, tren
peningkatan terus berlanjut. Kadar air tubuh mencapai 12,51 kg (58,45%), protein
tubuh mencapai 2,85 kg (13,28%), dan lemak tubuh mencapai 4,47 kg (20,84%).
Simpulan penelitian adalah pemberian pakan berbentuk pellet dengan ukuran
partikel pakan sumber serat dari kulit kacang tanah yang berbeda tidak memberikan
pengaruh terhadap bobot dan persentase kadar air tubuh, protein tubuh, dan lemak
tubuh DET dan masih dapat tumbuh baik
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | S1 Peternakan Undip |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 07:03 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 07:03 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63141 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
