Zain, Rania Noorfatimah and Santoso, Budi (2026) PROBLEMATIKA PENGGUNAAN ECONOMIC RIGHTS PADA HAK CIPTA SEBAGAI OBJEK JAMINAN FIDUSIA DI INDONESIA. Masters thesis, Magister Kenotariatan.
|
Text (COVER-HALAMAN PERSETUJUAN)
1.Cover - Persetujuan.pdf Download (279kB) |
|
|
Text (HALAMAN PENGESAHAN-PERNYATAAN)
2.Pengesahan - pernyataan.pdf Download (280kB) |
|
|
Text (KATA PENGANTAR)
3.Kata Pengantar.pdf Download (237kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
4.Abstrak.pdf Download (237kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
5.Daftar Isi.pdf Download (216kB) |
|
|
Text (BAB I)
6.Bab I.pdf Restricted to Repository staff only Download (425kB) |
|
|
Text (BAB II)
7.Bab II.pdf Restricted to Repository staff only Download (351kB) |
|
|
Text (BAB III)
8.Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (392kB) |
|
|
Text (BAB IV)
9.Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (237kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10.Daftar Pustaka.pdf Download (229kB) |
Abstract
ABSTRAK
Perkembangan ekonomi kreatif mendorong pemanfaatan hak cipta sebagai aset yang bernilai ekonomi yang dapat dijadikan jaminan pembiayaan melalui skema fidusia. Walaupun telah didukung oleh regulasi seperti POJK No. 19 Tahun 2025, penerapannya di Indonesia belum berjalan efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi problematika implementasi penggunaan economic rights pada hak cipta sebagai objek jaminan fidusia di Indonesia serta merumuskan solusi yang dapat diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan doktrinal dengan spesifikasi preskriptif. Data diperoleh dari jenis data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder dan tersier, dikumpulkan melalui studi kepustakaan serta dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) problematika implementasi pengunaan economic rights pada hak cipta sebagai objek jaminan fidusia, yaitu disharmonisasi regulasi, belum adanya standar penilaian aset kekayaan intelektual yang rinci, serta ketidakjelasan mekanisme eksekusi dan lelang jaminan; (2) solusi yang dapat diterapkan meliputi harmonisasi regulasi antara pemerintah dan lembaga keuangan, merumuskan standar penilaian aset kekayaan intelektual serta pengembangan platform pasar kekayaan intelektual. Kesimpulannya, bahwa hak cipta secara normatif dapat dijadikan objek jaminan fidusia, tetapi implementasinya masih terkendala pada aspek penilaian, kelembagaan, dan mekanisme eksekusi. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan standar penilaian yang rinci, peningkatan kapasitas penilai, serta penguatan peran lembaga terkait agar dapat berjalan secara optimal.
Kata Kunci: Hak Cipta; Jaminan Fidusia; Hak Ekonomi.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Divisions: | Faculty of Law > Master Program in Notary |
| Depositing User: | Magister Kenotariatan |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 03:29 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 04:06 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63129 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
