PUTRA, Rayhan Azzka (2026) PENERAPAN LEAN MANUFACTURING DENGAN METODE VALUE STREAM MAPPING (VSM) UNTUK MENGURANGI CYCLE TIME DALAM PRODUKSI TAHU (Studi Kasus pada UKM di Kabupaten Semarang). Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12010121140249.pdf - Published Version Download (688kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12010121140249.pdf - Published Version Download (918kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) -12010121140249.pdf - Published Version Download (936kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12010121140249.pdf - Published Version Download (733kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S- Daftar Pustaka - 12010121140249.pdf - Published Version Download (730kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Boomarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks 12010121140249.pdf Download (2MB) |
Abstract
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Omah Tahu Sehat Asri Serasi masih menerapkan sistem produksi semi-tradisional yang berpotensi menimbulkan pemborosan (waste) berupa waktu tunggu, perpindahan material yang tidak efisien, serta aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah terhadap produk. Kondisi tersebut menyebabkan proses produksi belum berjalan secara optimal dan berpengaruh terhadap tingginya cycle time. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi aliran proses produksi menggunakan Current State Value Stream Mapping (VSM), mengidentifikasi jenis-jenis pemborosan yang terjadi, serta menyusun usulan perbaikan proses melalui pendekatan Lean Manufacturing untuk mengurangi cycle time pada proses produksi tahu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi kasus pada UKM Omah Tahu Sehat Asri Serasi di Kabupaten Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses produksi, wawancara mendalam dengan pemilik dan pekerja, serta dokumentasi perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan Lean Manufacturing dengan alat Value Stream Mapping (VSM), yang diawali dengan penyusunan Current State Value Stream Mapping, dilanjutkan dengan Process Activity Mapping (PAM) untuk mengklasifikasikan aktivitas ke dalam Value Added (VA), Non-Value Added (NVA), dan Necessary Non-Value Added (NNVA), kemudian mengidentifikasi pemborosan berdasarkan konsep Seven Waste, dan diakhiri dengan penyusunan Future State Value Stream Mapping sebagai usulan perbaikan proses produksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi masih mengandung beberapa jenis pemborosan, terutama waiting, transportation, motion, defect, overproduction, inventory, dan overprocessing. Pemborosan terbesar ditemukan pada aktivitas waiting, khususnya pada proses perendaman kedelai, serta aktivitas delay pada proses pengepresan dan pengemasan yang menyebabkan bertambahnya cycle time. Hasil Process Activity Mapping menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas merupakan Value Added, namun masih terdapat aktivitas Non-Value Added dan Necessary Non-Value Added yang berpotensi diminimalkan melalui perbaikan tata letak, pengurangan perpindahan material, serta peningkatan penggunaan peralatan produksi. Berdasarkan hasil analisis tersebut, disusun Future State Value Stream Mapping sebagai usulan perbaikan untuk mengurangi pemborosan dan meningkatkan efisiensi proses produksi sehingga diharapkan mampu menurunkan cycle time dan meningkatkan kinerja operasional UKM.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lean Manufacturing, Value Stream Mapping, cycle time, Seven Waste |
| Subjects: | Economics and Business > Management |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Management |
| Depositing User: | Manajemen Lib |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 05:04 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 05:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/63009 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
