Search for collections on Undip Repository

EVALUASI KUALITAS FISIK – ORGANOLEPTIK CAMPURAN ONGGOK DAN AMPAS TAHU YANG DI FERMENTASI MENGGUNAKAN RAGI TEMPE (Rhizopus sp.) DENGAN LAMA PEMERAMAN YANG BERBEDA

SANJAYA, IBRAHIM USMAN (2025) EVALUASI KUALITAS FISIK – ORGANOLEPTIK CAMPURAN ONGGOK DAN AMPAS TAHU YANG DI FERMENTASI MENGGUNAKAN RAGI TEMPE (Rhizopus sp.) DENGAN LAMA PEMERAMAN YANG BERBEDA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of COVER BAB 1 - BAB 3_IBRAHIM USMAN SANJAYA.pdf] Text
COVER BAB 1 - BAB 3_IBRAHIM USMAN SANJAYA.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 4 - DAFTAR PUSTAKA_IBRAHIM USMAN SANJAYA.pdf] Text
BAB 4 - DAFTAR PUSTAKA_IBRAHIM USMAN SANJAYA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (209kB) | Request a copy
[thumbnail of LAMPIRAN DAN BIODATA_IBRAHIM USMAN SANJAYA.pdf] Text
LAMPIRAN DAN BIODATA_IBRAHIM USMAN SANJAYA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (639kB) | Request a copy

Abstract

IBRAHIM USMAN SANJAYA. 23010121140160. 2025. Evaluasi Kualitas Fisik – Organoleptik Campuran Onggok dan Ampas Tahu yang di Fermentasi Menggunakan Ragi Tempe (Rhizopus sp.) dengan Lama Pemeraman yang Berbeda. (Pembimbing : SRI MUKODININGSIH dan BAGINDA ISKANDAR MOEDA TAMPOEBOLON).

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh lama pemeraman campuran onggok dan ampas tahu pada jam ke 0, 24, dan 48 menggunakan Rhizopus sp. terhadap uji kualitas fisik – organoleptik. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro Semarang pada bulan September 2024 - Desember 2024.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah onggok, ampas tahu dan ragi tempe (Rhizopus sp.) Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan dan 5 ulangan yaitu T0: lama pemeraman 0 jam, T1: lama pemeraman 24 jam dan T2: lama pemeraman 48 jam. Pemeraman dilakukan di dalam plastik pada suhu ruang (27-34°C) dalam keadaan aerob. Tahap fermentasi meliputi penambahan starter Rhizopus sp. 4% bahan segar. Parameter yang diamati yaitu kualitas fisik – organoleptik (warna, aroma, dan tekstur). Data dianalisis menggunakan analisis ragam taraf 5%, apabila menunjukkan adanya pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan nilai tengah antar perlakuan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa campuran onggok dan ampas tahu yang difermentasi menggunakan ragi tempe (Rhizopus sp.) dengan lama pemeraman yang berbeda memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap seluruh parameter kualitas fisik – organoleptik yaitu warna, aroma dan tekstur.
Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa campuran onggok dan ampas tahu yang difermentasi menggunakan ragi tempe (Rhizopus sp.) dengan lama pemeraman fermentasi pada T2 (48 jam) merupakan perlakuan terbaik yaitu menghasilkan warna krem keputihan, memiliki aroma yang berbau asam serta memiliki tekstur lunak.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
Depositing User: S1 Peternakan Undip
Date Deposited: 07 Oct 2026 05:47
Last Modified: 07 Oct 2026 05:47
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62964

Actions (login required)

View Item View Item