Search for collections on Undip Repository

ANALISIS PENGARUH SIKLON TROPIS TALIAH TERHADAP VARIABILITAS SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL-A DI PERAIRAN SELATAN NUSA TENGGARA HINGGA SAMUDRA HINDIA (26dos596)

NURULLY CHANDRA, HAJAR AFIFAH (2026) ANALISIS PENGARUH SIKLON TROPIS TALIAH TERHADAP VARIABILITAS SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL-A DI PERAIRAN SELATAN NUSA TENGGARA HINGGA SAMUDRA HINDIA (26dos596). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Hajar Afifah Nurully Chandra 26dos596.pdf] Text
Hajar Afifah Nurully Chandra 26dos596.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Siklon Tropis Taliah merupakan fenomena cuaca ekstrem berupa pusaran
angin siklonik searah jarum jam di Belahan Bumi Selatan (BBS) yang berkembang
di perairan selatan Nusa Tenggara hingga Samudra Hindia dan memengaruhi
dinamika oseanografi di wilayah yang dilaluinya. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis variabilitas suhu permukaan laut (SPL) dan konsentrasi klorofil-a
selama kejadian Siklon Tropis Taliah serta mengkaji mekanisme perubahan kedua
parameter tersebut berdasarkan Wind Stress Curl (WSC) dan Ekman Pumping
Velocity (EPV). Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif secara
spasial dan temporal terhadap parameter SPL, klorofil-a, angin, WSC, EPV, dan
curah hujan pada fase pra-siklon, saat siklon, dan pasca-siklon. Data yang
digunakan meliputi data SPL OSTIA, data angin CCMP, data klorofil-a
Copernicus-GlobColour, dan data curah hujan CDR-NOAA. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pada fase pra-siklon, SPL relatif hangat berkisar antara 29
30°C dengan kecepatan angin kurang dari 12 m/s, nilai WSC dan EPV mendekati
nol, serta konsentrasi klorofil-a masih rendah, yaitu sekitar 0,05 mg/m³. Memasuki
fase saat siklon, kecepatan angin meningkat hingga mencapai 25 m/s sehingga
menghasilkan nilai WSC yang lebih besar dan memicu proses Upwelling yang
ditandai oleh nilai EPV negatif. Kondisi tersebut menyebabkan SPL menurun
sekitar 1–3°C, sedangkan konsentrasi klorofil-a meningkat hingga mencapai 0,3
mg/m³. Pada fase pasca-siklon, SPL kembali meningkat hingga berkisar 29–30°C,
sementara nilai WSC dan EPV kembali mendekati nol seiring melemahnya
kecepatan angin. Meskipun demikian, konsentrasi klorofil-a masih terus meningkat
hingga 15 Februari sebelum kemudian menurun secara bertahap sebagai respons
biologis terhadap peningkatan nutrien akibat Upwelling yang terjadi selama fase
siklon. Penelitian ini menunjukkan bahwa Siklon Tropis Taliah memberikan
pengaruh yang signifikan terhadap variabilitas suhu permukaan laut dan konsentrasi
klorofil-a melalui interaksi atmosfer–laut yang memicu perubahan dinamika
oseanografi, terutama proses Upwelling. Hasil penelitian ini diharapkan dapat
menjadi referensi dalam memahami respons lingkungan laut terhadap kejadian
siklon tropis di wilayah Indonesia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Siklon Tropis Taliah, Suhu Permukaan Laut, Klorofil-a, Wind Stress Curl, Ekman Pumping Velocity, Upwelling.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 06 Oct 2026 07:33
Last Modified: 06 Oct 2026 07:33
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62912

Actions (login required)

View Item View Item