Simorangkir, Evlyn Indah and Cahyaningtyas, Irma and Marjo, Marjo (2026) KOMPARASI PERLINDUNGAN HUKUM MELALUI PEMBERIAN GANTI KERUGIAN TERHADAP KORBAN DALAM SISTEM PERADILAN INDONESIA. _077 Acara 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Evlyn Indah Simorangkir_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (647kB) |
|
|
Text
Evlyn Indah Simorangkir_ABSTRAK.pdf Download (79kB) |
|
|
Text
Evlyn Indah Simorangkir_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (219kB) |
|
|
Text
Evlyn Indah Simorangkir_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (265kB) |
|
|
Text
Evlyn Indah Simorangkir_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (337kB) |
|
|
Text
Evlyn Indah Simorangkir_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (104kB) |
|
|
Text
Evlyn Indah Simorangkir_DAFPUS.pdf Download (136kB) |
Abstract
Pemberian ganti kerugian merupakan salah satu bentuk perlindungan terhadap korban yang mengalami kerugian akibat tindak pidana maupun perbuatan melawan hukum. Sistem hukum Indonesia menyediakan mekanisme pemulihan melalui hukum pidana dan hukum perdata dengan dasar hukum dan prosedur yang berbeda. Perbedaan tersebut menimbulkan persoalan mengenai efektivitas masing-masing mekanisme dalam memberikan perlindungan kepada korban.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan ganti kerugian terhadap korban serta membandingkan mekanisme pemberiannya melalui hukum pidana dan hukum perdata dalam sistem peradilan Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum doktrinal dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara deskriptif analitis dengan menggunakan Teori Perlindungan Hukum.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum pidana menyediakan mekanisme restitusi, kompensasi, rehabilitasi, dan bentuk pemulihan lainnya yang terintegrasi dengan proses peradilan pidana. Sementara itu, hukum perdata memberikan mekanisme gugatan ganti kerugian berdasarkan Perbuatan Melawan Hukum. Mekanisme pidana relatif lebih terintegrasi dalam memberikan perlindungan kepada korban, sedangkan mekanisme perdata memberikan ruang lebih mandiri dengan beban prosedural dan pembuktian yang lebih besar.
Kata Kunci : Ganti Kerugian, Perlindungan Korban, Komparasi Hukum.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ganti Kerugian, Perlindungan Korban, Komparasi Hukum. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 01:33 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 01:33 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62905 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
