FADJRI, IVAN and Santoso, Budi and Njatrijani, Rinitami (2016) PENERAPAN ASAS KEBARUAN (NOVELTY) DALAM PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG HAK DESAIN INDUSTRI DARI TINDAKAN SIMILIARITAS DI INDONESIA. _105 DG 2016. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
105 IVAN FADJRI - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (257kB) |
|
|
Text
105 IVAN FADJRI - abstrak.pdf Download (63kB) |
|
|
Text
105 IVAN FADJRI - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (146kB) |
|
|
Text
105 IVAN FADJRI - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (368kB) |
|
|
Text
105 IVAN FADJRI - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (119kB) |
|
|
Text
105 IVAN FADJRI - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (932kB) |
|
|
Text
105 IVAN FADJRI - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (67kB) |
|
|
Text
105 IVAN FADJRI - dapus.pdf Download (67kB) |
Abstract
Pada prinsipnya perlindungan hukum pemegang hak desain industri
diberikan kepada pihak yang mendaftarkan pertama kali. Selain itu, desain industri yang didaftarkan harus memiliki unsur kebaruan (novelty) atau tidak boleh sama dengan desain industri yang telah diungkapkan sebelumnya, sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri. Tujuan dari penyusunan skripsi ini adalah untuk mengetahui
penerapan asas kebaruan (novelty) dalam memberikan perlindungan hukum bagi pemegang hak desain industri terhadap tindakan similiaritas dan mengetahui faktor - faktor yang menyebabkan terjadinya tindakan similiaritas dalam desain
industri.
Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode
pendekatan yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder untuk kemudian dianalisis dan dirumuskan sebagai data penunjang di dalam penelitian ini. Spesifikasi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif analitis yaitu menggambarkan secara menyeluruh dan sistematis tentang penerapan asas kebaruan (novelty) serta faktor penyebab terjadinya tindakan similiaritas dalam desain industri.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa
ketidaktegasan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri dalam mengatur metode pendekatan untuk menilai unsur kebaruan. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri tersebut tidak menjelaskan prinsip dari kebaruan (novelty) dari sebuah desain industri yang terdaftar, sehingga dalam praktiknya penafsiran terhadap ketentuan pasal tersebut diserahkan kepada hakim dalam proses pengadilan jika terjadi sengketa.Dalam
praktiknya di Indonesia masalah penafsiran atas kriteria kebaruan (novelty) tersebut masih berbeda satu dengan lainnya yaitu apakah suatu desain industri dapat dikatakan baru berdasarkan perbedaan yang hanya sedikit atau berdasarkan perbedaan yang jauh signifikan. Faktor yang menyebabkan terjadinya similiaritas
dalam desain industri yaitu tidak dilakukannya pemeriksaan substantif terhadap pendaftaran desain industri karena dalam hal tidak ada keberatan dari pihak lain maka pihak yang mendaftar dapat langsung diberikan hak atas desain industri.
Kata Kunci : Asas Kebaruan (Novelty), Desain Industri
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asas Kebaruan (Novelty), Desain Industri |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 06:56 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 06:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62897 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
