KURNIAWATI, WINDA PUTRI (2026) PEMBERDAYAAN MASYAKARAT DALAM KONSERVASI MANGROVE DI PANTAI MANGUNHARJO, KOTA SEMARANG (26dsa585). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Winda Putri Kurniawati 26dsa585.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pemberdayaan masyarakat dalam konservasi mangrove di Pantai
Mangunharjo Kota Semarang merupakan kawasan pesisir dengan tingkat abrasi
tinggi dan ketergantungan masyarakat terhadap sumber daya mangrove.
Permasalahan utama pada penelitian mencakup tingkat pengetahuan dan kesadaran
masyarakat mengenai pentingnya mangrove, faktor pendukung dan faktor
penghambat pelaksanaan pemberdayaan serta bagaimana upaya dalam kontribusi
terhadap kelestarian ekosistem dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian bertujuan
mendeskripsikan bentuk serta tingkat pemberdayaan masyarakat, mengidentifikasi
faktor pendukung dan penghambat, serta menganlisisi upaya pemberdayaan
masyarakat. Penelitian dilakukan bulan April-Mei 2025 di Pantai Mangunharjo.
Metode yang digunakan kualitatif dengan data primer melalui observasi,
wawancara dan kuesioner sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen
kelembagaan dan literatur terkait. Teknik penentuan sampel menggunakan metode
Slovin jumlah responden 100 orang, sedangkan pemilihan responden menggunakan
purposive sampling untuk informasi kunci. Data di olah menggunakan Miles dan
Huberman, sedankan prioritas pemberdayaan di analisis menggunakan metode
Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk
pemberdayaan rata-rata partisipasi 51,6% sedangkan yang tidak berpartisipasi
48,2%. Tingkat pemberdayaan masyarakat kategori sangat tinggi pada seluruh
indikator, menunjukkan keterlibatan aktif dan rasa memiliki terhadap kawasan
mangrove. Faktor pendukung kategori sedang terutama kesadaran masyarakat,
pelatihan rutin, kelompok aktif, serta kerja sama antar pihak. Faktor penghambat
sangat tinggi, meliputi keterbatasan dana, kurangnya tenaga ahli, perubahan lahan,
serta keberlanjutan program. Hasil AHP menunjukkan kriteria prioritas tertinggi
adalah pendapatan (0,323), keterampilan (0,322), partisipasi (0,186), dan kesadaran
(0,169). Alternatif strategi utama adalah pelatihan (0,266). Nilai CR < 0,1
menunjukkan konsistensi analisis. Disimpulkan bahwa pemberdayaan berbasis
peningkatan ekonomi dan kapasitas masyarakat menjadi strategi paling efektif
mendukung konservasi mangrove secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Konservasi, Mangrove, Mangunharjo, Masyarakat, Pemberdayaan. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 06:41 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 06:41 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62891 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
