Search for collections on Undip Repository

ANALISIS STOK CUMI-CUMI (Loligo sp.) DI PERAIRAN WONOKERTO, KABUPATEN PEKALONGAN (26dik583)

LUTHFI PRATAMA, M. ALFIAN (2026) ANALISIS STOK CUMI-CUMI (Loligo sp.) DI PERAIRAN WONOKERTO, KABUPATEN PEKALONGAN (26dik583). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of M. Alfian Luthfi Pratama 26dik583.pdf] Text
M. Alfian Luthfi Pratama 26dik583.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Cumi-cumi merupakan salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomis
tinggi yang menjadi target penangkapan di perairan Wonokerto, Kabupaten
Pekalongan. Tingginya aktivitas penangkapan dapat memberikan tekanan terhadap
sumber daya sehingga diperlukan informasi mengenai kondisi stok sebagai dasar
pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui nilai Catch Per Unit Effort (CPUE), Maximum Sustainable Yield
(MSY), dan tingkat pemanfaatan (TP). Metode penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data
dilakukan menggunakan metode observasi melalui pengamatan kegiatan
pelelangan ikan oleh petugas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wonokerto. Data yang
digunakan adalah hasil tangkapan bulan April 2026 sebagai data primer dan data
sekunder berupa hasil tangkapan Januari 2025 – Maret 2026. Data dianalisis
menggunakan CPUE, model surplus produksi Schaefer untuk mengestimasi MSY
dan upaya penangkapan optimum, serta analisis tingkat pemanfaatan berdasarkan
Total Allowable Catch (TAC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi
cumi-cumi selama Januari 2025 hingga April 2026 sebesar 560.642 kg dengan total
upaya penangkapan sebesar 26.956 trip. Nilai CPUE mengalami fluktuasi setiap
bulan, dengan nilai tertinggi sebesar 34,51 kg/trip pada Maret 2025 dan terendah
sebesar 5,41 kg/trip pada Januari 2026. Hasil analisis model Schaefer menunjukkan
nilai MSY sebesar 44.544,86 kg/bulan dengan upaya penangkapan optimum
sebesar 1.179 trip/bulan. Tingkat pemanfaatan tertinggi mencapai 165% pada Mei
2025, sedangkan terendah sebesar 30% pada Januari 2026. Kondisi tersebut
menunjukkan adanya indikasi overfishing pada sumber daya cumi-cumi di perairan
Wonokerto. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan berupa pengendalian
intensitas penangkapan dan penerapan strategi konservasi untuk menjaga
keberlanjutan sumber daya cumi-cumi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Cumi-Cumi, CPUE, MSY, TP, Overfishing
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 06 Oct 2026 06:34
Last Modified: 06 Oct 2026 06:34
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62889

Actions (login required)

View Item View Item