Search for collections on Undip Repository

KARAKTERISTIK SENSORI DAN FISIKOKIMIA BUBUR BAYI INSTAN BERBASIS BERAS DAN DAGING IKAN YANG BERBEDA (26dt564)

HANIFA, NAMIRA PUTRI (2026) KARAKTERISTIK SENSORI DAN FISIKOKIMIA BUBUR BAYI INSTAN BERBASIS BERAS DAN DAGING IKAN YANG BERBEDA (26dt564). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Namira Putri Hanifa 26dt564.pdf] Text
Namira Putri Hanifa 26dt564.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Bubur bayi instan merupakan salah satu jenis MP-ASI yang banyak tersedia
di pasar. Bubur bayi instan sering difortifikasi dengan protein nabati yang memiliki
nilai biologis dan daya cerna yang lebih rendah dibandingkan protein hewani.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan jenis ikan yang
berbeda, yaitu ikan bandeng (Chanos chanos), ikan gabus (Channa striata), dan
ikan kembung (Rastrelliger sp.), terhadap profil nutrisi, sifat fisikokimia, dan
karakteristik sensori produk bubur bayi instan berbasis beras serta kesesuaiannya
dengan standar SNI 01-7111.1-2005. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Kelompok (RAK) satu faktor, yaitu variasi jenis ikan dengan konsentrasi formulasi
bubur basah : puree daging ikan sebesar 75:25 dan diulang sebanyak 3 kali.
Parameter yang diuji mencakup analisis proksimat (kadar air, protein, lemak, abu,
dan karbohidrat), kadar asam amino lisin, daya serap air, kelarutan, serta uji sensori
organoleptik. Data parametrik dianalisis menggunakan Analysis of Variance
(ANOVA) dan uji lanjut Duncan pada taraf nyata 5%, sedangkan data non
parametrik dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa perbedaan jenis ikan berpengaruh nyata (p < 0,05) terhadap
kadar air, protein, lemak, abu, karbohidrat, lisin, daya serap air, kelarutan, dan
penerimaan sensori bubur bayi instan. Kadar air produk berkisar antara 4,36%
hingga 5,42%. Penambahan ikan kembung (sampel C) menghasilkan kadar protein
tertinggi sebesar 22,70% dan kadar lisin tertinggi sebesar 0,55%. Penambahan ikan
bandeng (sampel A) menghasilkan kadar lemak tertinggi sebesar 8,94%. Kadar abu
seluruh perlakuan berkisar antara 2,12%–2,69%, yang telah memenuhi persyaratan
SNI (maksimal 3,5%). Secara keseluruhan, formulasi dengan penambahan ikan
bandeng (sampel A) dan ikan gabus (sampel B) mampu memenuhi standar gizi
makro SNI 01-7111.1-2005 serta memiliki tingkat penerimaan sensori terbaik oleh
panelis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bubur bayi instan, ikan bandeng, ikan gabus, ikan kembung, mp-asi, profil nutrisi.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fishery Products Technology
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 06 Oct 2026 01:39
Last Modified: 06 Oct 2026 01:39
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62835

Actions (login required)

View Item View Item