Gurito, Hazel Ananda Quds and Alfirdaus, Laila Kholid (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN GREEN TRANSPORTATION MELALUI BRT TRANS SEMARANG DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGURANGI EMISI DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Hazel Ananda Quds Gurito_14010122140152_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (642kB) |
|
|
Text
Hazel Ananda Quds Gurito_14010122140152_Bab 1.pdf - Submitted Version Download (539kB) |
|
|
Text
Hazel Ananda Quds Gurito_14010122140152_Bab 2.pdf - Submitted Version Download (250kB) |
|
|
Text
Hazel Ananda Quds Gurito_14010122140152_Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (362kB) |
|
|
Text
Hazel Ananda Quds Gurito_14010122140152_Bab 4.pdf - Submitted Version Download (274kB) |
|
|
Text
Hazel Ananda Quds Gurito_14010122140152_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (221kB) |
|
|
Text
Hazel Ananda Quds Gurito_14010122140152_Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas implementasi kebijakan green transportation oleh
Pemerintah Kota Semarang melalui operasional BRT Trans Semarang, serta
partisipasi masyarakat dalam mendukung kebijakan tersebut. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh kondisi armada BRT yang sebagian besar masih
menggunakan mesin diesel dan berusia tua, sehingga menimbulkan keluhan
masyarakat terkait asap kendaraan, di tengah komitmen Pemerintah Kota Semarang
untuk beralih ke transportasi rendah emisi sebagaimana tertuang dalam Peraturan
Daerah Nomor 11 Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi lapangan,
dan penelaahan dokumen. Wawancara dilakukan terhadap Dinas Perhubungan,
Dinas Lingkungan Hidup, UPTD BLU Trans Semarang, serta delapan informan
masyarakat pengguna BRT yang dipilih secara purposive. Implementasi kebijakan
dianalisis menggunakan teori George C. Edward III, sementara partisipasi
masyarakat dianalisis menggunakan tangga partisipasi Arnstein. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa implementasi kebijakan green transportation sudah berjalan,
tetapi belum merata di seluruh koridor. Komitmen pemerintah tergolong kuat
karena telah dilembagakan melalui regulasi, namun komunikasi kebijakan kepada
masyarakat masih lemah dan baru dilakukan setelah kebijakan bersifat final.
Keterbatasan anggaran turut menyebabkan peremajaan armada berjalan bertahap
satu koridor per tahun. Pada sisi partisipasi, masyarakat baru berada pada jenjang
informing dalam tangga Arnstein, karena belum tersedia mekanisme konsultasi
resmi yang melibatkan pengguna BRT secara langsung. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa keberhasilan kebijakan green transportation tidak cukup
ditopang oleh elektrifikasi armada semata, tetapi juga memerlukan penguatan
komunikasi kebijakan dan ruang partisipasi masyarakat yang terlembagakan.
Kata Kunci: green transportation, BRT Trans Semarang, implementasi
kebijakan, partisipasi masyarakat, emisi kendaraan
203 Ilmu Pemerintahan 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 08:28 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 08:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62816 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
