Search for collections on Undip Repository

EFEKTIVITAS EDIBLE COATING BERBASIS KITOSAN DENGAN PENAMBAHAN MINYAK ATSIRI KUNYIT TERHADAP KUALITAS FILLET IKAN NILA SELAMA PENYIMPANAN DINGIN (26dt556)

ARYAPUTRA HERWINDA, FARIS BAGUS (2026) EFEKTIVITAS EDIBLE COATING BERBASIS KITOSAN DENGAN PENAMBAHAN MINYAK ATSIRI KUNYIT TERHADAP KUALITAS FILLET IKAN NILA SELAMA PENYIMPANAN DINGIN (26dt556). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Faris Bagus Aryaputra Herwinda 26dt556.pdf] Text
Faris Bagus Aryaputra Herwinda 26dt556.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas
perikanan yang mudah mengalami penurunan mutu akibat aktivitas
mikroorganisme, reaksi oksidasi, dan perubahan karakteristik fisik selama
penyimpanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edible coating
berbasis kitosan yang diperkaya minyak atsiri kunyit dalam mempertahankan
kualitas dan memperpanjang umur simpan fillet ikan nila selama penyimpanan
dingin. Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratoris dengan Rancangan
Faktorial, terdiri atas dua perlakuan pelapisan (dengan dan tanpa edible coating)
serta empat lama penyimpanan (0, 3, 6, dan 9 hari) pada suhu 4°C. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa edible coating berbasis kitosan dengan minyak atsiri kunyit
memberikan pengaruh nyata terhadap mutu fillet selama penyimpanan. Nilai TVB
N tertinggi pada fillet tanpa edible coating mencapai 192,79 ± 0,17 mg N/100 g,
sedangkan dengan edible coating sebesar 86,90 ± 0,18 mg N/100 g. Nilai PV
tertinggi masing-masing sebesar 8,407 ± 0,044 dan 5,308 ± 0,037 meq O₂/kg. Nilai
ALT tertinggi mencapai 1,03 × 10⁸ CFU/g tanpa coating dan 4,2 × 10⁷ CFU/g
dengan coating. Nilai Aw tertinggi masing-masing sebesar 0,790 ± 0,001 dan 0,780
± 0,001. Kadar air tertinggi sebesar 86,67 ± 0,31% tanpa coating dan 82,29 ± 0,16%
dengan coating. Nilai sensori rata-rata mencapai 8,151 ± 0,7 tanpa coating dan
8,454 ± 0,5 dengan coating. Parameter warna menunjukkan nilai tertinggi L* 62,5
± 0,34, a* 1,1 ± 0,11, dan b* 9,7 ± 0,18 tanpa coating, sedangkan dengan coating
masing-masing 59,6 ± 0,35, 1,6 ± 0,13, dan 12,6 ± 0,28. Coating juga membantu
menghambat perubahan mutu selama penyimpanan dingin. Secara keseluruhan,
penggunaan edible coating berbasis kitosan dengan penambahan minyak atsiri
kunyit efektif mempertahankan mutu dan memperpanjang umur simpan fillet ikan
nila selama penyimpanan dingin.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: fillet ikan nila, edible coating, kitosan, minyak atsiri kunyit, penyimpanan dingin.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fishery Products Technology
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 05 Oct 2026 07:29
Last Modified: 05 Oct 2026 07:29
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62796

Actions (login required)

View Item View Item