Kinasih, Girang Nirwana and Windiani, Reni and Zuliyan, Muhammad Arief (2026) KEPUTUSAN SWISS MENGADOPSI SANKSI EKONOMI UNI EROPA TERHADAP RUSIA PADA PERANG RUSIA-UKRAINA 2022: PERSPEKTIF INSTITUSIONALISME HISTORIS. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
Girang Nirwana Kinasih - 14050120130086 - COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (398kB) |
|
|
Text
Girang Nirwana Kinasih - 14050120130086 - BAB I.pdf - Submitted Version Download (360kB) |
|
|
Text
Girang Nirwana Kinasih - 14050120130086 - BAB II.pdf - Submitted Version Download (172kB) |
|
|
Text
Girang Nirwana Kinasih - 14050120130086- BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (324kB) |
|
|
Text
Girang Nirwana Kinasih - 14050120130086 - BAB IV.pdf - Submitted Version Download (148kB) |
|
|
Text
Girang Nirwana Kinasih - 14050120130086 - DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (182kB) |
Abstract
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan Swiss untuk mengadopsi secara penuh sanksi ekonomi Uni Eropa terhadap Rusia pada masa Perang Rusia-Ukraina 2022. Invasi tersebut menciptakan perubahan besar dalam lingkungan keamanan Eropa dan memberikan tekanan terhadap penerapan netralitas Swiss yang telah dipertahankan secara historis. Penelitian ini menggunakan perspektif institusionalisme historis dengan mengacu pada empat karakteristik institusi yang dikemukakan oleh Hall dan Taylor (1996), yaitu path dependence dan critical juncture, pertimbangan kalkulatif dan kultural aktor, pengaruh faktor sosio-ekonomi, serta distribusi kekuasaan yang tidak merata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perang Rusia-Ukraina 2022 menjadi critical juncture yang mengganggu path dependence netralitas Swiss. Keputusan adopsi sanksi ekonomi UE dipengaruhi oleh pertimbangan kalkulatif berupa tekanan Uni Eropa, eratnya hubungan ekonomi dan politik Swiss dengan UE, serta kesesuaian sanksi ekonomi dengan hukum netralitas.Selain itu, pertimbangan kultural berupa identitas Swiss sebagai bagian dari Eropadan shared beliefs mengenai demokrasi, perdamaian, kedaulatan, HAM, serta penghormatan terhadap hukum internasional turut memengaruhi keputusan tersebut. Dukungan masyarakat Swiss terhadap sanksi juga menunjukkan adanya penerimaan domestik terhadap kebijakan tersebut. Dari sisi distribusi kekuasaan, penerapan sanksi memperluas tekanan ekonomi terhadap Rusia dan memberikankeuntungan bagi Uni Eropa, sementara Rusia mengalami kerugian akibat
pembekuan aset dan pembatasan ekonomi.
Kata kunci: Swiss, Perang Rusia-Ukraina 2022, path dependence, critical juncture, sanksi ekonomi
145 Hubungan internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 03:19 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 03:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62737 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
