Setyowati, Vita and Budiraharjo, Kustopo and setiyawan, Hery (2026) Analisis Risiko Produksi Pada Industri Rumah Tangga Gula Semut di Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover - Daftar Lampiran.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (287kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (355kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (406kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (504kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (219kB) | Request a copy |
|
|
Text
Dafpus - Riwayat Hidup.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Gula semut merupakan produk turunan kelapa yang terbuat dari nira kelapa berbentuk serbuk halus dengan aroma yang khas. Tingginya permintaan dan potensi ekonomi menjadi peluang bagi pelaku industri. Proses produksi yang masih tradisional membuat usaha ini rentan terhadap fluktuasi bahan baku, ketidakstabilan proses, risiko keselamatan kerja, dan variabilitas mutu produk. Penelitian bertujuan untuk menganalisis risiko produksi serta alternatif strategi penanganan risiko pada industri rumah tangga gula semut di Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei dengan penentuan lokasi secara purposive. Metode penentuan sampel menggunakan rumus Krejcie dan Morgan pada taraf kesalahan 10% menghasilkan 45 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara proportionate random sampling. Data primer dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data sekunder diperoleh dengan studi literatur. Analisis data menggunakan metode deskriptif, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), dan diagram pareto. Hasil penelitian menemukan 4 risiko sangat tinggi, 9 risiko tinggi, 4 risiko sedang, dan 5 risiko rendah. Empat risiko dalam kategori sangat tinggi dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi yaitu musim penghujan dengan nilai 372,58; kualitas nira tidak sesuai standar dengan nilai 273,48; tidak stabilnya suhu saat evaporasi dengan nilai 244,00; dan keterlambatan pasokan nira dengan nilai 202,02. Strategi mitigasi yang diterapkan yaitu manjemen waktu penyadapan, menetapkan standar dan mengukur pH nira, mengatur intensitas api dan jenis bahan bakar, menjalin kerja sama dengan lebih banyak penderes di lokasi berbeda, penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3), membuang buih pada saat pemasakan, melakukan pengadukan berkala, diversifikasi bahan bakar, sistem penyaringan ganda, serta perawatan pohon yang lebih intensif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gula semut, FMEA, Risiko produksi |
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | User Agribisnis |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 01:55 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 01:55 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62683 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
