Putra, Nabiel Hutama and Herawati, Augustin Rina (2026) IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI HIV/AIDS (SIHA 2.1) 2.1 DALAM MENDUKUNG PENANGGULANGAN HIV/AIDS DI PUSKESMAS BANDARHARJO KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Nabiel Hutama Putra_14020122140170_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Nabiel Hutama Putra_14020122140170_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Nabiel Hutama Putra_14020122140170_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (690kB) |
|
|
Text
Nabiel Hutama Putra_14020122140170_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (934kB) |
|
|
Text
Nabiel Hutama Putra_14020122140170_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (289kB) |
|
|
Text
Nabiel Hutama Putra_14020122140170_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (521kB) |
|
|
Text
Nabiel Hutama Putra_14020122140170_Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (655kB) |
Abstract
Implementasi Sistem Informasi HIV/AIDS (SIHA 2.1) 2.1 di seluruh fasilitas kesehatan
Indonesia diwajibkan melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 23 Tahun 2022 sebagai
bagian dari transformasi digital kesehatan nasional. Dalam pelaksanaannya di Puskesmas
Bandarharjo Kota Semarang, ditemukan sejumlah permasalahan, antara lain gangguan teknis
sistem, fenomena double input akibat belum terintegrasinya SIHA 2.1 dengan sistem internal
puskesmas, ketidakstabilan koneksi bridging dengan server Dukcapil, serta tingginya beban
kerja petugas dalam mengelola pelaporan digital yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis implementasi kebijakan SIHA 2.1 di Puskesmas Bandarharjo serta
mengidentifikasi faktor penghambat dan pendorong dalam keberhasilan implementasinya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data
melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap lima informan yang
terlibat langsung dalam pengelolaan SIHA 2.1, yakni petugas pendaftaran/rekam medis,
petugas laboratorium, petugas farmasi, dokter penanggung jawab, dan koordinator SIHA 2.1.
Penelitian ini menggunakan Model Implementasi Kebijakan George C. Edwards III yang
mencakup empat variabel, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIHA 2.1 di Puskesmas Bandarharjo secara
umum telah berjalan cukup baik, dengan variabel disposisi sebagai kekuatan utama yang
ditopang oleh sikap positif dan komitmen profesional petugas. Namun, variabel sumber daya
menjadi tantangan terbesar, terutama terkait stabilitas infrastruktur teknologi dan fragmentasi
antar sistem. Faktor pendorong utama meliputi komunikasi yang terstruktur, ketersediaan SOP,
dan koordinasi antar unit yang aktif, sementara faktor penghambat utama adalah gangguan
teknis sistem dan belum tersedianya SOP darurat. Penelitian ini memberikan saran kepada
Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Semarang, dan Puskesmas Bandarharjo untuk
memperkuat infrastruktur teknologi, mempercepat integrasi antar sistem, serta menyusun SOP
darurat guna meningkatkan efektivitas implementasi SIHA 2.1 secara menyeluruh.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, SIHA 2.1, HIV/AIDS, Puskesmas, Edwards III.
No. 196 Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 03:49 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 03:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62613 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
