Safira, Hagia and Astrika, Lusia (2026) PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI AIK JELUTUNG MELALUI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT TIMAH TAHUN 2023. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Hagia Safira_14010121120017_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (697kB) |
|
|
Text
Hagia Safira_14010121120017_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (557kB) |
|
|
Text
Hagia Safira_14010121120017_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Hagia Safira_14010121120017_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (564kB) |
|
|
Text
Hagia Safira_14010121120017_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (409kB) |
|
|
Text
Hagia Safira_14010121120017_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (412kB) |
|
|
Text
Hagia Safira_14010121120017_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan kewajiban perusahaan
tambang di Indonesia untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan
masyarakat di wilayah operasionalnya. Namun pelaksanaan CSR sering kali masih
berorientasi pada bantuan jangka pendek yang berpotensi menimbulkan
ketergantungan, alih-alih mendorong kemandirian masyarakat secara
berkelanjutan. PT Timah melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan
Masyarakat (PPM) “Protein Nabati” berupaya memberdayakan Kelompok Tani
Aik Jelutung di Desa Badau, Kabupaten Belitung, melalui pemanfaatan lahan bekas
tambang timah untuk budidaya nanas badau. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis proses pemberdayaan tersebut serta mengidentifikasi faktor
penghambat dan pendukungnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Analisis dilakukan menggunakan teori pemberdayaan masyarakat Kartasasmita
(1996) yang meliputi aspek enabling, empowering, dan protecting. Hasil penelitian
menunjukan bahwa pada aspek enabling PT Timah telah memberikan akses lahan
kepada kelompok, namun belum diikuti dengan kesiapan kondisi lahan yang
memadai. Pada aspek empowering, program telah meningkatkan kapasitas
individu, operasional, dan pengambilan keputusan kelompok, tetapi belum
berkembang menjadi kemandirian finansial dan sarana, serta dibarengi dengan
menurunnya partisipasi anggota kelompok secara signifikan. Pada aspek
protecting, PT Timah menjalankan monitoring dan komunikasi secara berkala,
namun belum dilengkapi dengan indikator yang jelas sehingga belum mampu
memberikan perlindungan yang efektif terhadap kerentanan struktural kelompok.
Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa proses pemberdayaan
Kelompok Tani Aik Jelutung melalui program CSR PT Timah belum berhasil
mencapai kemandirian dan keberlanjutan kapasitas kelompok secara menyeluruh.
Penelitian ini merekomendasikan PT Timah agar menyusun indikator keberhasilan
dan kemandirian yang lebih terukur, serta mengembangkan strategi pemberdayaan
yang lebih adaptif terhadap karakteristik lahan bekas tambang agar tujuan
pemberdayaan dapat tercapai lebih optimal dan berkelanjutan.
Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat, CSR, Kelompok Tani, Lahan Bekas
Tambang
193 Ilmu Pemerintahan 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 06:47 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 06:47 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62519 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
