ADNAN, MUHAMMAD BAIHAQI and Adiyanta, FC. Susila and Wibawa, Kadek Cahya Susila (2026) ANALISIS MEKANISME E-PURCHASING DALAM PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH BERNILAI BESAR DITINJAU DARI PRINSIP VALUE FOR MONEY : STUDI PENGADAAN KENDARAAN RODA DUA OLEH BADAN GIZI NASIONAL TAHUN 2025. _068 HAN 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
MUHAMMAD BAIHAQI ADNAN_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (821kB) |
|
|
Text
MUHAMMAD BAIHAQI ADNAN_ABSTRAK.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
MUHAMMAD BAIHAQI ADNAN_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (355kB) |
|
|
Text
MUHAMMAD BAIHAQI ADNAN_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (424kB) |
|
|
Text
MUHAMMAD BAIHAQI ADNAN_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (412kB) |
|
|
Text
MUHAMMAD BAIHAQI ADNAN_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (277kB) |
|
|
Text
MUHAMMAD BAIHAQI ADNAN_DAFPUS.pdf Download (283kB) |
Abstract
Pengadaan barang/jasa pemerintah dituntut menghasilkan barang dan/atau jasa yang tepat dari aspek kualitas, kuantitas, waktu, dan biaya melalui penerapan prinsip Value for Money (VfM). Dalam pengadaan kendaraan roda dua oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Tahun 2025, pengadaan bernilai Rp 2,44 triliun dilaksanakan melalui mekanisme E-Purchasing tanpa Mini Kompetisi. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan mengenai optimalisasi persaingan dan penerapan prinsip VfM dalam pengadaan bernilai besar.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip VfM dalam mekanisme E-Purchasing pada pengadaan kendaraan roda dua BGN Tahun 2025 serta merumuskan pengaturan ideal terhadap E-Purchasing bernilai besar. Penelitian ini penting untuk mengidentifikasi kebutuhan penguatan regulasi agar mekanisme pengadaan bernilai besar tetap menjamin persaingan dan optimalisasi hasil pengadaan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum doktrinal dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan perbandingan, dan pendekatan kasus. Bahan hukum primer dan sekunder dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk mengkaji kesesuaian mekanisme E-Purchasing dengan prinsip VfM serta mengidentifikasi kekosongan atau ketidaklengkapan pengaturan mengenai kewajiban kompetisi dalam pengadaan bernilai besar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip VfM dalam pengadaan kendaraan roda dua BGN Tahun 2025 terindikasi belum terpenuhi secara optimal. Pelaksanaan pengadaan melalui E-Purchasing tanpa Mini-Kompetisi menyebabkan tidak terdapat tahapan kompetisi antar pelaku usaha untuk membandingkan alternatif penawaran secara optimal, sehingga berkontribusi terhadap belum optimalnya pemenuhan prinsip VfM. Penelitian juga menemukan adanya partial legal gap dalam pengaturan E-Purchasing bernilai besar, khususnya belum adanya kewajiban kompetisi berdasarkan ambang nilai tertentu. Oleh karena itu, diperlukan penguatan norma imperatif pada tingkat Peraturan Presiden, penetapan ambang nilai, perluasan kewajiban kompetisi lintas sektor, serta pengaturan sanksi administratif.
Kata Kunci : Value for Money; E-Purchasing; Mini-Kompetisi; Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Value for Money; E-Purchasing; Mini-Kompetisi; Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 07:25 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 07:25 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62515 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
