Search for collections on Undip Repository

EVALUASI PERFORMA PERTUMBUHAN KELINCI HASIL PERSILANGAN BACKCROSS BETINA LOKAL DENGAN JANTAN NEW ZEALAND WHITE

Azzahra, Nadifa (2026) EVALUASI PERFORMA PERTUMBUHAN KELINCI HASIL PERSILANGAN BACKCROSS BETINA LOKAL DENGAN JANTAN NEW ZEALAND WHITE. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of 1. COVER - BAB III_NADIFA AZZAHRA.pdf] Text
1. COVER - BAB III_NADIFA AZZAHRA.pdf - Published Version

Download (2MB)
[thumbnail of 2. BAB IV - DAFTAR PUSTAKA_NADIFA AZZAHRA.pdf] Text
2. BAB IV - DAFTAR PUSTAKA_NADIFA AZZAHRA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (437kB)
[thumbnail of 3. LAMPIRAN - BIODATA_NADIFA AZZAHRA.pdf] Text
3. LAMPIRAN - BIODATA_NADIFA AZZAHRA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa pertumbuhan kelinci hasil persilangan backcross generasi pertama (BC1) betina lokal dengan jantan New Zealand White. Materi yang digunakan adalah kelinci backcross sebanyak 20 ekor dan kelompok kelinci pembanding yaitu kelinci Lokal 30 ekor, kelinci cross (F1 Lokal × New Zealand White) 22 ekor serta kelinci New Zealand White 5 ekor. Alat yang digunakan yaitu timbangan digital, keranjang timbang dan alat tulis. Penelitian dilakukan secara observasional dengan parameter berupa bobot lahir, bobot sapih, bobot 60 hari, bobot 90 hari, bobot 120 hari, PBBH 0-42 hari, PBBH 42-60 hari, PBBH 60-90 hari dan PBBH 90-120 hari. Hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh perbedaan performa pertumbuhan (bobot badan dan PBBH) pada kelinci hasil persilangan backcross.
Hasil dari penelitian menunjukkan rata-rata bobot lahir, bobot sapih, bobot 60 hari, bobot 90 hari dan bobot 120 hari kelinci secara keseluruhan berturut-turut yaitu 49,42±14,67 g, 839,27±366,89 g, 1013,96±381,89 g, 1448,35±393,92 g dan 1839,28±475,37 g. Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa bangsa berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap seluruh bobot badan kelinci. Bobot lahir dan bobot sapih kelinci backcross (46,63±2,99 g dan 727,29±109,47 g) tidak berbeda nyata dengan kelinci Lokal (40,44±10,51 g dan 592,95±77,74 g), tetapi berbeda nyata dengan kelinci cross (54,93±7,59 g) dan New Zealand White (90,25±7,18 g). Pada umur 60 dan 90 hari, bobot badan kelinci backcross (1044,63±172,12 g dan 1582,36±185,20 g) tidak berbeda nyata dengan kelinci cross (1179,73±294,44 g dan 1598,42±294,38 g), sedangkan pada umur 120 hari, bobot badan kelinci backcross (2073,76±286,28 g) tidak berbeda nyata dengan kelinci cross (1968,29±326,93 g) namun cenderung lebih tinggi. Rata-rata pertambahan bobot badan harian (PBBH) 0-42 hari, 42-60 hari, 60-90 hari dan 90-120 hari kelinci secara keseluruhan berturut-turut yaitu 18,81±8,45 g/hari, 9,71±6,47 g/hari, 14,39±5,58 g/hari dan 13,03±6,05 g/hari. PBBH kelinci backcross pada umur 42-60 hari dan 60-90 hari yaitu sebesar 17,63±4,37 g/hari dan 17,59±4,20 g/hari, lebih tinggi dibandingkan kelinci cross. Pada umur 90-120 hari, PBBH kelinci backcross mencapai 16,38±5,04 g/hari, lebih tinggi dibandingkan kelinci Lokal maupun cross.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangsa kelinci berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap performa pertumbuhan parameter bobot badan dan pertambahan bobot badan harian (PBBH). Kelinci backcross menunjukkan performa pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan kelinci Lokal dan mampu mengimbangi performa kelinci cross pada umur 60 dan 90 hari serta melampaui kelinci cross pada bobot 120 hari dan PBBH pasca-sapih, sehingga metode backcross terbukti mampu meningkatkan performa pertumbuhan kelinci mendekati ras unggul New Zealand White.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
Depositing User: S1 Peternakan Undip
Date Deposited: 01 Oct 2026 06:13
Last Modified: 01 Oct 2026 06:13
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62492

Actions (login required)

View Item View Item