Kristiawan, Fabianus Rafael and Lailiyah, Nuriyatul (2026) AKTIVITAS LARI SEBAGAI PRAKTIK REPRESENTASI DIRI DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM: ANALISIS FENOMENA FLEXING DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI PADA GENERASI Z. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Fabianus Rafael Kristiawan_14040122140168_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
Fabianus Rafael Kristiawan_14040122140168_BAB I.pdf - Submitted Version Download (199kB) |
|
|
Text
Fabianus Rafael Kristiawan_14040122140168_BAB II.pdf - Submitted Version Download (3MB) |
|
|
Text
Fabianus Rafael Kristiawan_14040122140168_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (235kB) |
|
|
Text
Fabianus Rafael Kristiawan_14040122140168_BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (211kB) |
|
|
Text
Fabianus Rafael Kristiawan_14040122140168_BAB V.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (118kB) |
|
|
Text
Fabianus Rafael Kristiawan_14040122140168_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (116kB) |
|
|
Text
Fabianus Rafael Kristiawan_14040122140168_Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (527kB) |
Abstract
Aktivitas lari yang dahulu bersifat pribadi kini banyak didokumentasikan dan dibagikan di
media sosial, sehingga menjadi ruang bagi Generasi Z untuk menampilkan diri. Penelitian
ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan pola representasi diri melalui aktivitas lari di
Instagram, menganalisis fenomena flexing yang muncul, serta menganalisis perannya
dalam pembentukan identitas diri pelari. Penelitian ini penting karena kajian flexing di
Indonesia masih banyak menyoroti simbol material, sedangkan kajian olahraga digital
masih terpusat pada aplikasi pelacak lari dan konteks luar negeri. Penelitian menggunakan
paradigma konstruktivisme dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Enam informan
berusia 18 sampai 27 tahun dipilih secara purposif dari komunitas lari Semesterun di
Semarang atau pelari mandiri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi
digital, dan dokumentasi visual, kemudian dianalisis dengan analisis tematik dan diuji
keabsahannya melalui triangulasi teknik dan sumber. Kerangka teori yang digunakan
adalah dramaturgi dan identitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi
aktivitas lari dibangun secara sadar melalui data kecepatan dan jarak, estetika visual, serta
pemilihan fitur Instagram sebagai bentuk pengelolaan kesan. Flexing dimaknai beragam
oleh informan, mulai dari pengakuan terbuka hingga penolakan label, sehingga lebih tepat
dipahami sebagai spektrum. Pencapaian waktu terbaik pribadi menjadi momen yang paling
layak diunggah. Identitas pelari terbentuk secara dinamis melalui motivasi awal, pelabelan
lingkungan sosial berdasarkan pengalaman informan, dan interaksi dalam komunitas.
Temuan ini menunjukkan bahwa flexing dapat berbasis pencapaian nonmaterial dan
identitas pelari tidak hanya ditentukan oleh niat individu.
Kata kunci: representasi diri, flexing, identitas pelari, Instagram, Generasi Z
No.191 Ilmu Komunikasi 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 09:30 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 09:30 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62208 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
