LAILA, NUR HASANAH (2026) PENGARUH PEMBERIAN PAKAN HIJAUAN PADA KALKUN FASE GROWER TERHADAP BOBOT ORGAN LIMFOID. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
1. COVER-BAB III_SKRIPSI_LAILA NUR HASANAH.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. BAB IV-DAFTAR PUSTAKA_SKRIPSI_LAILA NUR HASANAH.pdf Download (157kB) |
|
|
Text
3. LAMPIRAN-BIODATA_SKRIPSI_LAILA NUR HASANAH.pdf - Published Version Download (191kB) |
Abstract
RINGKASAN
LAILA NUR HASANAH. 23010120140229. 2024. Pengaruh Pemberian Pakan
Hijauan pada Kalkun Fase Grower terhadap Bobot Organ Limfoid. (Pembimbing:
CAHYA SETYA UTAMA dan BAMBANG SULISTIYANTO)
Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh pemberian pakan hijauan terhadap
bobot relatif organ limfoid pada kalkun. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 3
Februari sampai 30 April 2023 di Kandang Digesti, Laboratorium Ilmu Nutrisi dan
Pakan Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro.
Materi penelitian menggunakan 105 ekor kalkun umur 4 minggu fase
grower dengan bobot rata-rata 655g ± 128,92g, dibagi menjadi 21 pen dan setiap
pen berisi 5 ekor kalkun. Bahan pakan penyusun ransum meliputi bungkil kedelai,
fodder sorgum putih, corn gluten meal (CGM), jagung, bekatul, tepung ikan,
eceng gondok, tepung maggot dan mineral mix. Peralatan digunakan meliputi
kandang kalkun, nampan, sekam, pisau bedah, gunting bedah, timbangan analitik,
alat tulis dan sarung tangan. Penelitian disusun menggunakan rancangan acak
lengkap (RAL), dengan 3 perlakuan dan 7 ulangan. Perlakuan penelitian terdiri
dari: T0 = Pakan Tanpa Hijauan, T1 = Pakan dengan Hijauan Eceng Gondok, T2
= Pakan dengan Hijauan Fodder Sorgum. Parameter yang diukur yaitu bobot
relatif organ bursa fabrisius, timus, dan limpa. Data dianalis dengan uji analysis
of variance (ANOVA) untuk menguji keragaman data dan jika terdapat pengaruh
nyata dilanjut dengan uji Duncan pada taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan hijauan dalam
ransum kalkun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot relatif bursa fabrisius,
timus dan limpa kalkun. Hasil analisis Duncan timus bahwa T1 (0,14%) berbeda
nyata dengan T0 (0,17%) dan T2 (0,18%). Hasil analisis Duncan Bursa Fabricius
bahwa T1(0,18%) berbeda nyata dengan T0 (0,22%) dan T2 (0,23%). Hasil analisis
Duncan Limfa T1 (0,67%) berbeda nyata dengan T0 (0,60%) dan T2 (0,62%).
Bobot relatif organ imunitas dipengaruhi oleh ransum yang diberikan.
Simpulan penelitian adalah penggunaan fodder sorgum lebih baik daripada
eceng gondok sebagai sumber pakan hijauan untuk kalkun fase grower dilihat dari
bobot organ limfoidnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | S1 Peternakan Undip |
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 07:22 |
| Last Modified: | 29 Sep 2026 07:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/62164 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
