Rahayu, Neza Nur (2026) PRA-RANCANGAN PABRIK ASAM LAKTAT DENGAN OPTIMASI PROSES FERMENTASI MELALUI INTEGRASI ENZIM INVERTASE KAPASITAS 6600 TON/TAHUN. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
S_TRKI_Neza Nur Rahayu_Full Bab.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
S_TRKI_Neza Nur Rahayu_Cover.pdf - Published Version Download (746kB) |
|
|
Text
S_TRKI_Neza Nur Rahayu_BAB 1.pdf - Published Version Download (540kB) |
|
|
Text
S_TRKI_Neza Nur Rahayu_BAB 2.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
S_TRKI_Neza Nur Rahayu_BAB 3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (161kB) | Request a copy |
|
|
Text
S_TRKI_Neza Nur Rahayu_BAB 4.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (641kB) | Request a copy |
|
|
Text
S_TRKI_Neza Nur Rahayu_BAB 5.pdf - Published Version Download (405kB) |
|
|
Text
S_TRKI_Neza Nur Rahayu_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (108kB) |
|
|
Text
S_TRKI_Neza Nur Rahayu_Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pabrik asam laktat dari molase dengan kapasitas 6.600 ton/tahun direncanakan akan didirikan di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada tahun 2028. Pabrik ini merupakan pabrik pertama di Indonesia yang memproduksi asam laktat dari bahan baku lokal yaitu molase. Pendirian pabrik ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan asam laktat dalam negeri yang selama ini masih dipenuhi melalui impor, mengurangi
ketergantungan terhadap negara lain, serta meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.
Proses produksi yang dipilih adalah fermentasi homofermentatif menggunakan bakteri Lactobacillus delbrueckii dengan hidrolisis awal menggunakan enzim invertase. Proses ini menggunakan bahan baku terbarukan yang melimpah di Indonesia, dengan kondisi operasi ringan (suhu 45°C, tekanan 1 atm), yield tinggi (94-96%), serta mampu menghasilkan isomer murni L-(+)-asam laktat. Kondisi operasi meliputi hidrolisis sukrosa pada suhu 50-60°C, pH 4,0-5,0 selama 2-4 jam, dan fermentasi pada suhu 45°C, pH awal 5,5-6,5, pH akhir 3,0-3,7 selama 48-72 jam. Pemurnian produk dilakukan melalui asidifikasi, ekstraksi eter 72 jam, evaporasi, dan kristalisasi untuk menghasilkan asam laktat dengan kemurnian >95%. Peralatan utama yang digunakan meliputi tangki penyimpanan molase, tangki hidrolisis, culture tank, 2 unit fermentor, tangki asidifikasi, rotary drum vacuum filter, centrifuge, filter press, evaporator, kristalizer, cooler, dan pompa. Unit utilitas mencakup pengadaan air (3.086
kg/jam), listrik (120 kW), steam (1.260 kg/jam), dan udara tekan (45 Nm³/jam). Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi garis dan staf, mempekerjakan 26 orang dengan total gaji Rp2.490.000.000 per tahun.
Analisis ekonomi menunjukkan kelayakan dengan Total Capital Investment (TCI) Rp30,99 miliar, Return on Investment (ROI) 50,1% (di atas standar 15%), Pay Out Time (POT) 1,47 tahun (di bawah batas 5 tahun), Break Even Point (BEP) 38,5% (setara 2.541 ton/tahun),
dan Internal Rate of Return (IRR) 18,3% (di atas bunga bank 8%). Analisis sensitivitas menunjukkan pabrik masih layak pada skenario penurunan harga jual hingga 5% dan kenaikan biaya bahan baku hingga 15% sehingga layak didirikan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering > Chemical Engineering Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Chemical Engineering |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 04:52 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 04:52 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61993 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
