Search for collections on Undip Repository

KARAKTERISTIK FISIK ORGANOLEPTIK PELLET PAKAN KALKUN BERBASIS ONGGOK DAN AMPAS TAHU FERMENTASI DENGAN ARAS MOLASE BERBEDA

Utama, Cahya Setya and Sulistiyanto, Bambang and Aziz, Muhammad Fatih Fadlul (2026) KARAKTERISTIK FISIK ORGANOLEPTIK PELLET PAKAN KALKUN BERBASIS ONGGOK DAN AMPAS TAHU FERMENTASI DENGAN ARAS MOLASE BERBEDA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Cover - M Fatih Fadlul A..pdf] Text
Cover - M Fatih Fadlul A..pdf

Download (716kB)
[thumbnail of BAB 4 dan Daftar Pustaka - M. Fatih Fadlul A..pdf] Text
BAB 4 dan Daftar Pustaka - M. Fatih Fadlul A..pdf

Download (321kB)
[thumbnail of Lampiran dan Biodata - M. Fatih Fadlul A..pdf] Text
Lampiran dan Biodata - M. Fatih Fadlul A..pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada Maret – Juni 2025 di Laboratorium Teknologi Pakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik organoleptik pellet pakan kalkun berbasis onggok dan ampas tahu fermentasi dengan aras molase berbeda menggunakan metode cold pelleting. Penelitian dilatarbelakangi oleh tingginya biaya pakan kalkun serta perlunya pemanfaatan bahan pakan lokal fermentasi yang lebih efisien dan memiliki kualitas fisik yang baik. Fermentasi bahan pakan lokal dapat meningkatkan kualitas nutrisi dan menambah kandungan bakteri asam laktat, tetapi menghasilkan bentuk pakan yang kurang homogen dan mudah remah. Metode cold pelleting dilakukan untuk mempertahankan kualitas hasil fermentasi tanpa pemanasan tinggi. Molase digunakan sebagai binder untuk meningkatkan kekompakan pellet.

Penelitian menggunakan aras molase dengan parameter yang diamati meliputi hardness, durability, kadar air, serta kualitas organoleptik berupa warna, bau, tekstur, penampilan, dan tingkat kesukaan panelis secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan molase mampu meningkatkan nilai hardness pellet, tetapi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap durability. Penambahan molase juga mempengaruhi karakteristik organoleptik pellet, yaitu menghasilkan warna yang lebih cokelat, namun pada aras yang tinggi menyebabkan penurunan kualitas tekstur, penampilan, dan tingkat kesukaan panelis secara keseluruhan. Kadar air pellet mengalami perubahan seiring dengan peningkatan aras molase, tetapi masih berada pada kisaran yang dapat diterima. Penggunaan molase sebesar 2,5% menghasilkan keseimbangan terbaik antara karakteristik fisik dan organoleptik pellet pakan kalkun berbasis onggok dan ampas tahu fermentasi. Formulasi tersebut direkomendasikan sebagai acuan dalam pembuatan pellet pakan berbasis bahan pakan lokal fermentasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
Depositing User: S1 Peternakan Undip
Date Deposited: 28 Sep 2026 03:16
Last Modified: 28 Sep 2026 03:16
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61967

Actions (login required)

View Item View Item