Search for collections on Undip Repository

KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN ANALISIS KERAGAMAN GENOTIPE MELON (Cucumis melo L.) SELFING GENERASI KETIGA

Alviansyah, Rafif (2026) KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN ANALISIS KERAGAMAN GENOTIPE MELON (Cucumis melo L.) SELFING GENERASI KETIGA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Bab 1-3_Rafif Alviansyah_23020222140100.pdf] Text
Bab 1-3_Rafif Alviansyah_23020222140100.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 4-Dafpus_Rafif Alviansyah_23020222140100.pdf] Text
BAB 4-Dafpus_Rafif Alviansyah_23020222140100.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (750kB)
[thumbnail of Lampiran-Biodata_Rafif Alviansyah_23020222140100.pdf] Text
Lampiran-Biodata_Rafif Alviansyah_23020222140100.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakter morfologi dan keragaman morfologi hasil selfing generasi ketiga pada genotipe melon (Cucumis melo L.). Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan, yaitu dari bulan Desember 2025 – Maret 2026 di greenhouse dan Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman, Departemen Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) monofaktor yang terdiri dari 2 genotipe melon. Genotipe hasil selfing generasi ketiga yang digunakan yaitu S3_PL dan S3_ME dengan 25 ulangan, sehingga totalnya 50 satuan percobaan, masing-masing terdiri atas satu tanaman. Data penelitian terdiri atas data kualitatif dan kuantitatif. Parameter kualitatif terdiri atas perkembangan lobus, warna bunga, bentuk buah, bentuk pangkal buah, warna kulit buah saat matang, dan warna daging buah. Parameter kuantitatif terdiri atas waktu bunga jantan muncul, waktu bunga betina muncul, umur panen buah, diameter buah, panjang buah, ketebalan daging buah, bobot buah, kadar padatan terlarut, rasio rongga biji, dan rasio buah. Data kualitatif disajikan dalam tabel persentase keragaman pada masing-masing karakter. Data kuantitatif dianalisis dengan uji t pada taraf 5% apabila data tersebut berdistribusi normal dan homogen. Sementara itu, data kuantitatif yang tidak berdistribusi normal dianalisis dengan uji nonparametrik Mann-Whitney pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe melon hasil selfing pada generasi ketiga beragam. Keragaman terlihat jelas pada karakter bentuk buah, warna kulit buah saat matang dan warna daging buah. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa karakter panjang buah, kadar padatan terlarut, waktu munculnya bunga jantan, dan waktu munculnya bunga betina menunjukkan perbedaan nyata antara kedua genotipe. Koefisien keragaman genotipe S3_PL dan S3_ME memiliki kategori nilai sempit hingga sedang. Simpulan dari penelitian ini terdapat perbedaan karakteristik morfologi pada genotipe S3_PL dan S3_ME melon hasil selfing generasi ketiga pada karakter perkembangan lobus, bentuk buah, warna kulit buah saat matang, dan warna daging buah. Analisis keragaman pada genotipe S3_PL dan S3_ME hasil selfing generasi ketiga menunjukkan tingkat keseragaman sempit hingga sedang, dengan nilai koefisien keragaman (KK) di bawah 18% pada beberapa karakter. Secara keseluruhan, genotipe S3_PL dan S3_ME sudah mengarah peningkatan karakter yang seragam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology
Depositing User: S1 Agroekoteknologi Undip
Date Deposited: 25 Sep 2026 04:23
Last Modified: 25 Sep 2026 04:23
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61850

Actions (login required)

View Item View Item