PRATAMA, JUNIFAR RIDWAN and Jaya, Nyoman Serikat Putra and Astuti, A.M. Endah Sri (2018) PENERAPAN PRINSIP ULTIMUM REMEDIUM DALAM TINDAK PIDANA HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DI BIDANG MEREK. _067 PDN 2018. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
JUNIFAR RIDWAN PRATAMA_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (237kB) |
|
|
Text
JUNIFAR RIDWAN PRATAMA_ABSTRAK.pdf Download (7kB) |
|
|
Text
JUNIFAR RIDWAN PRATAMA_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (195kB) |
|
|
Text
JUNIFAR RIDWAN PRATAMA_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (282kB) |
|
|
Text
JUNIFAR RIDWAN PRATAMA_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (111kB) |
|
|
Text
JUNIFAR RIDWAN PRATAMA_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (456kB) |
|
|
Text
JUNIFAR RIDWAN PRATAMA_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (12kB) |
|
|
Text
JUNIFAR RIDWAN PRATAMA_DAFPUS.pdf Download (155kB) |
Abstract
Merek merupakan bagian penting dalam dunia perdagangan. Dengan merek, produk yang dihasilkan oleh produsen dikenal oleh konsumen. Merek merupakan tanda pengenal asal barang atau jasa yang dihasilkan. Namun dalam dunia perdagangan selalu saja terjadi persaingan tidak jujur (unfair competition) antara lain dengan melakukan tindakan meniru atau memalsukan merek tanpa memikirkan hak-hak orang lain yang telah dilindungi oleh hukum yang hal ini disebut dengan pelanggaran hak atas merek. Untuk hal ini ketentuan pidana bukanlah satu-satunya upaya penanganan atas pelanggaran hak merek. Ketentuan hukum pidana seharusnya difungsikan sebagai sarana terakhir atau sebagai ultimum remedium dalam penanganan atas pelanggaran merek. Hal ini didasari bahwa agar terakomodirnya hak-hak ekonomi para pemilik merek yang dilanggar secara optimal.
Penelitian ini dilakukan dengan metode yuridis sosiologis dengan data primer sebagai data utama. Untuk menganalisa permasalahan dalam penelitian ini digunakan prinsip-prinsip serta fungsi dan tujuan dari hukum pidana diperkuat dengan pemahaman mengenai pelanggaran merek serta prosedur penanganannya sebagai pisau analisis guna mengetahui penerapan prinsip ultimum remedium dalam tindak pidana merek.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa secara praktik, prinsip ultimum remedium diterapkan dengan didasari oleh ketentuan yang mengakomodir upaya penyelesaian pelanggaran merek melalui jalur perdata serta alternatif penyelesaian sengketa serta diaturnya ketentuan pidana merek yang merupakan delik aduan sehingga pihak bersengketa bisa secara subjektif memiliki upaya penanganan dalam pelanggaran merek yang dialami.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa bentuk penerapan prinsip ultimum remedium dalam tindak pidana merek adalah pengesampingan perkara pidana merek dengan suatu penyelesaian secara perdata ataupun alternatif penyelesaian di luar pengadilan serta dicabutnya aduan dari suatu perkara pidana yang sedang berjalan.
Kata Kunci : Kekayaan Intelektual, Hak Kekayaan Intelektual, Merek, Tindak Pidana Hak Kekayaan Intelektual, Tindak Pidana Merek, Pelanggaran Merek, Ultimum Remedium
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kekayaan Intelektual, Hak Kekayaan Intelektual, Merek, Tindak Pidana Hak Kekayaan Intelektual, Tindak Pidana Merek, Pelanggaran Merek, Ultimum Remedium |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 03:03 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 03:03 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61822 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
