AL HAKIM, CANTIKA NUR’AINI (2023) PENGARUH PEMBERIAN MIKROKAPSUL KONSORSIUM Bacillus MELALUI MEDIA AIR TERHADAP PERTUMBUHAN, RESPON IMUN, DAN KELULUSHIDUPAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) YANG DIINFEKSI Vibrio vulnificus (23da623). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Cantika Nur’aini Al Hakim 23da623 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Usaha pengembangan budidaya udang tidak dapat terlepas dari adanya
penyakit. Jenis penyakit yang sering menyerang udang salah satunya adalah
vibriosis. Bakteri Vibrio vulnificus adalah bakteri yang menyebabkan sebagian
besar kasus kematian organisme laut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan
untuk mencegah infeksi penyakit pada udang yaitu dengan cara meningkatkan
respon imun non-spesifik melalui pemberian imunostimulan. Bakteri genus
Bacillus merupakan salah satu genus bakteri antagonis yang mampu dijadikan
sebagai
imunostimulan
karena
mengandung
peptydoglycan
dan
lipopolysaccharide yang berperan sebagai imunostimulan dan mampu
meningkatkan respon imun non-spesifik pada udang. Bakteri yang digunakan
sebagai kandidat imunostimulan dalam penelitian ini merupakan bakteri
konsorsium dari Bacillus albus, Bacillus cereus, dan Bacillus proteolyticus
dengan
kepadatan
1,3×107
CFU/ml.
Bakteri
tersebut
kemudian
dimikroenkapsulasi menggunakan bahan penyalut berupa arabic gum. Penelitian
ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian mikrokapsul konsorsium
Bacillus melalui media air terhadap respon imun, pertumbuhan, dan
kelulushidupan udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang diinfeksi V.
vulnificus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4
perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan berupa penambahan
mikrokapsul konsorsium Bacillus dalam media pemeliharaan sebanyak 0 g/l; 0,5
g/l; 1 g/l, dan 1,5 g/l. Udang vaname kemudian diuji tantang dengan
menginjeksikan bakteri V. vulnificus berkepadatan 104 CFU/ml sebanyak 0,1 ml.
Variabel pengamatan yang diuji meliputi gejala klinis, laju pertumbuhan spesifik
(SGR), Total Haemocyte Count (THC), kelulushidupan (SR), dan kualitas air.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mikrokapsul konsorsium Bacillus
pada media air berbeda nyata (P≤0,05) terhadap laju pertumbuhan spesifik (SGR),
Total Haemocyte Count (THC), dan kelulushidupan (SR). Hasil dengan dosis
terbaik ditunjukkan pada perlakuan D (1,5 g/l) di seluruh variabel pengamatan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bacillus, mikroenkapsulasi, udang vaname, V. vulnificus |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 07:08 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 07:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61790 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
