RAHMAWATI, FADILA VINTA (2023) EFEKTIVITAS EKSTRAK BUNGA KAMBOJA (Plumeria pudica) SEBAGAI BAHAN ANESTESI ALAMI PADA TRANSPORTASI KERING TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN GLUKOSA DARAH BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) (23da619). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Fadila Vinta Rahmawati 23da619 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
yang memiliki kandungann protein 16-24%, lemak berkisar antara 0,2-2,2%,
1-3% glikogen/karbohidrat dan 66-84% air. Transportasi merupakan suatu
kegiatan untuk menjaga kelangsungan hidupnya agar tetap baik sehingga bisa
selamat sampai tujuan dan ikan tidak stres selama perjalanan. Transportasi kering
merupakan transportasi yang tidak menggunakan air sebagai media transportasi,
namun bisa membuat lingkungan atau wadah dalam keadaan lembab.
Permasalahan yang terjadi yaitu pada saat benih ikan nila pingsan dengan bahan
alami yaitu kandungan ekstrak bunga kamboja kurang berpengaruh nyata.
Pemanfaatan bunga kamboja mengandung flavonoid dalam transportasi ikan dapat
memberikan efek anestesi dan menekan laju metabolisme tubuh pada konsentrasi
tertentu sehingga potensial untuk dimanfaatkan sebagai bahan anestesi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bunga kamboja
terhadap kelulushidupan, lama pingsan, lama pulih sadar dan glukosa darah.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2023 di UPT Aneka Usaha Perikanan
BBI Balekambang Surakarta. Ikan uji yang digunakan adalah benih ikan nila
berukuran 5 cm dan volume air 50 mL, ditransportasikan selama 3 jam. Penelitian
ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu : A (0 g/L), B(0,25 g/L), C (0,50
g/L) dan D (0,75 g/L). Data yang diamati adalah kelulushidupan, kualitas air,
lama pingsan, lama pulih sadar dan glukosa darah. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pemberian ekstrak bunga kamboja pada saat transportasi memberikan
pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap kelulushidupan, pemeliharaan pasca
transportasi, lama pingsan, lama pulih sadar dan glukosa darah benih ikan nila.
Dosis C (0,50 g/L) memberikan hasil yang terbaik terhadap kelulushidupan pasca
transportasi 84,4±10,17%, kelulushiduppan pasca 10 hari pemeliharaan 79,9 ±
6,6%, lama pingsan 20,58±0,64 menit, lama pulih sadar 5,79±0,57 menit, glukosa
darah sebelum transportasi 87,67±3,05 mg/dl, glukosa darah setelah transportasi
149,33±6,80 mg/dl, glukosa darah pasca pemeliharaan 84±2 mg/dl. Kualitas air
media masih pada kisaran baik untuk pemeliharaan benih ikan nila.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Flavonoid Ekstrak Bunga Kamboja, Transportasi, Ikan Nila, Glukosa Darah |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 06:27 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 06:27 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61778 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
