MUKHTAR, WILDAN RASYID (2023) PENGARUH EKSTRAK DAUN KETAPANG (Terminalia catappa) PADA PERENDAMAN TELUR IKAN GURAME (Osphronemus gouramy) TERHADAP DAYA TETAS DAN KELULUSHIDUPAN LARVA (23da604). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Wildan Rasyid Mukhtar 23da604 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Permasalahan yang sering terjadi pada proses penetasan telur ikan gurame
yaitu daya tetas telur yang rendah akibat serangan jamur. Salah satu cara untuk
mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan perendaman telur dengan ekstrak
daun ketapang sebagai bahan yang memberikan efek antijamur. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman telur ikan gurame
(Osphronemus gouramy) dalam ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa)
dengan dosis berbeda terhadap daya tetas. Rancangan penelitian yang digunakan
yaitu rancangan acak lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan.
Perlakuan A menggunakan ekstrak daun ketapang 0 g/L, perlakuan B 1 g/L,
perlakuan C 2 g/L, perlakuan D 3 g/L. Jumlah telur yang digunakan yaitu 100
butir telur per liter. Wadah perendaman menggunakan beaker glass ukuran 1 liter.
Wadah penetasan telur dan pemeliharaan larva berupa ember plastik dengan
volume air 42 liter. Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu:
perkembangan telur, daya tetas telur, kelulushidupan larva, prevalensi jamur pada
telur dan parameter kualitas air media penetasan telur dan pemeliharan larva (suhu
dan pH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman telur dengan ekstrak
daun ketapang berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap daya tetas telur, prevalensi
jamur dan survival rate. Nilai daya tetas tertinggi terdapat pada perlakuan C
sebesar 88.33±2.08%, diikuti perlakuan D sebesar 84.67±4.51%, perlakuan B
sebesar 78.67±5.13%, perlakuan A sebesar 73.67±3.51%. Nilai prevalensi jamur
yang menyerang telur terendah terdapat pada perlakuan C dan D sebesar
10.00±3.51% dan 10.67±3.61%, diikuti perlakuan B sebesar 15.00±1.00%, dan
perlakuan A sebesar 24.67±4.73%. Nilai kelulushidupan larva tertinggi pada
perlakuan C sebesar 81.20±0.74%, dikuti perlakuan D sebesar 79.13±1.93%,
perlakuan B 75.26±5.81%, perlakuan A 66.97±3.00%. Kualitas air untuk suhu
berkisar antara 23-28 oC dan pH berkisar antara 6,7-7,5.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ikan gurame, ekstrak daun ketapang, daya tetas, prevalensi jamur, kelulushidupan |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 03:14 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 03:14 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61747 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
