Search for collections on Undip Repository

ANALISIS MOLECULAR DOCKING β-SITOSTEROL DAN ASAM LINOLEAT WARU LAUT (Thespesia populnea) TERHADAP PROTEIN Plasmodium falciparum DALAM UPAYA PENGEMBANGAN OBAT ANTIMALARIA (23dik572)

DWIFA, SINATRYA AHMAD (2023) ANALISIS MOLECULAR DOCKING β-SITOSTEROL DAN ASAM LINOLEAT WARU LAUT (Thespesia populnea) TERHADAP PROTEIN Plasmodium falciparum DALAM UPAYA PENGEMBANGAN OBAT ANTIMALARIA (23dik572). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Sinatrya Ahmad Dwifa 23dik572 FULL.pdf] Text
Sinatrya Ahmad Dwifa 23dik572 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Penyakit malaria merupakan permasalahan kesehatan yang penting di
Indonesia dengan tingginya jumlah kasus dan tingkat resistensi parasit Plasmodium
sp. terhadap obat antimalaria. Senyawa β-sitosterol dan asam linoleat yang
ditemukan dalam Waru Laut (T. populnea) memiliki potensi sebagai inhibitor
malaria dan obat kombinasi dengan artemisinin. Penelitian ini bertujuan untuk
memperoleh bukti empiris yang tervalidasi mengenai β-sitosterol dan asam linoleat
sebagai agen antimalaria melalui pendekatan molecular docking, serta potensi
kombinasinya dalam meningkatkan efikasi artemisinin terhadap resistensi
antimalaria secara in silico. Analisis in silico menggunakan metode molecular
docking dengan proses memodelkan protein target dan senyawa aktif untuk
mengukur pola interaksinya. Hasil analisis docking menunjukkan bahwa β
sitosterol dan asam linoleat memiliki interaksi yang kuat dengan berbagai protein
target P. falciparum yaitu LDH, DHFR, PfENR, PfATP4, PfDHFR-TS, PfPMT 3D7,
Actin I, dan PKG. Asam linoleat dan β-sitosterol juga dilakukan pencarian profil
farmakokinetik yaitu Absorpsi, Distribusi, Metabolisme, Eksreksi (ADME) dan
toksisitas yang menunjukkan tingkat kesesuaian dengan lipinski rule of five serta
kelas toksisitas yang aman apabila tertelan oleh tubuh. Βeta-sitosterol, asam
linoleat, dan artemisinin memiliki potensi sinergis dalam efikasi menghambat
pertumbuhan parasit dan fungsi protein target, dan mengatasi resistensi parasit
berdasarkan kepada parameter aktivitas dan interaksi molekuler. Kombinasi
senyawa Waru Laut (T. populnea) dengan artemisinin memiliki potensi untuk
menjadi solusi dalam meningkatkan kinerja pengobatan Artemisinin Combination
Therapy. Penelitian selanjutnya perlu dilakukan secara in vivo untuk memvalidasi
hasil-hasil ini dan memberikan bukti yang lebih kuat tentang efektivitas
pengobatan. Pengembangan obat antimalaria baru dari T. populnea memiliki
potensi besar untuk mengurangi beban penyakit malaria di Indonesia. Eksplorasi
obat dengan metode molecular docking juga memungkinkan penelitian yang lebih
efisien dan hemat biaya dalam pengembangan obat antimalaria.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Malaria, β-sitosterol, Asam Linoleat, Artemisinin, Waru Laut
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 22 Sep 2026 02:31
Last Modified: 22 Sep 2026 02:31
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61540

Actions (login required)

View Item View Item