Hudana, Anantyo Rifky and Nararya, Muhammad Naufal (2026) OPTIMALISASI PLAFON GRC DENGAN CAMPURAN SERBUK KACA DAN SERAT BAMBU TERHADAP KUAT LENTUR DAN KETAHANAN API. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Tugas Akhir—Anantyo Rifky Hudana.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text
Cover TA (1).pdf - Published Version Download (575kB) |
|
|
Text
BAB I TA.pdf - Published Version Download (326kB) |
|
|
Text
BAB II TA.pdf - Published Version Download (801kB) |
|
|
Text
BAB III TA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV TA.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V TA.pdf - Published Version Download (307kB) |
|
|
Text
DAFPUS TA.pdf - Published Version Download (296kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN TA (1).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Glassfiber Reinforced Cement (GRC) merupakan material yang banyak digunakan pada bangunan karena memiliki bobot ringan dan ketahanan yang baik, namun masih memiliki keterbatasan pada aspek kuat lentur, daya serap air, serta penggunaan fiberglass yang kurang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menentukan komposisi optimum serbuk kaca sebagai substitusi parsial semen dan serat bambu sebagai substitusi parsial fiberglass, serta menganalisis pengaruhnya terhadap kuat lentur, ketahanan api, densitas, daya serap air, dan visualisasi pembebanan menggunakan perangkat lunak ANSYS. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental dengan empat variasi campuran (V0, V1, V2, dan
V3). Pengujian meliputi kuat lentur, ketahanan api, densitas, daya serap air, serta simulasi numerik menggunakan ANSYS Workbench 2020 R2 melalui parameter Total Deformation, Normal Stress, dan Maximum Principal Stress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi V1 dengan komposisi 5% serbuk kaca sebagai substitusi parsial semen dan 30% serat bambu sebagai substitusi parsial fiberglass memberikan performa terbaik berdasarkan kombinasi sifat mekanik, sifat fisik, dan isolasi termal. Variasi tersebut menghasilkan kuat lentur tertinggi sebesar 30,167 kgf/cm², meningkat 31,48% dibandingkan variasi kontrol, densitas tertinggi sebesar
2,06 g/cm³, daya serap air terendah sebesar 7,83%, serta suhu akhir pengujian ketahanan api terendah sebesar 339,6°C. Sementara itu, variasi V3 menghasilkan stabilitas ketahanan api terbaik dengan total panjang retakan terendah sebesar 4,4 cm. Hasil simulasi ANSYS menunjukkan pola distribusi deformasi dan tegangan yang sejalan dengan mekanisme pembebanan lentur, dengan konsentrasi tegangan tarik maksimum berada pada permukaan bawah di sekitar tengah bentang yang berpotensi menjadi lokasi awal terjadinya retak.
Kata kunci: plafon GRC, serbuk kaca, serat bambu, kuat lentur, ketahanan api, ANSYS.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: plafon GRC, serbuk kaca, serat bambu, kuat lentur, ketahanan api, ANSYS. |
| Subjects: | Engineering > Civil Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Civil Engineering |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 08:35 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 08:35 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61369 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
