Search for collections on Undip Repository

DINAMIKA FOTOGRAFI ANALOG SEBAGAI PRAKTIK BUDAYA: INTERAKSI SOSIAL DAN PEMAKNAAN DI FOTOGRA.FILM LAB SEMARANG

Andini, Felisha Rahmi (2026) DINAMIKA FOTOGRAFI ANALOG SEBAGAI PRAKTIK BUDAYA: INTERAKSI SOSIAL DAN PEMAKNAAN DI FOTOGRA.FILM LAB SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SA700 Felisha Rahmi Andini 13040222140142 OK_1.pdf] Text
SA700 Felisha Rahmi Andini 13040222140142 OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA700 Felisha Rahmi Andini 13040222140142 OK_2.pdf] Text
SA700 Felisha Rahmi Andini 13040222140142 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA700 Felisha Rahmi Andini 13040222140142 OK_3.pdf] Text
SA700 Felisha Rahmi Andini 13040222140142 OK_3.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA700 Felisha Rahmi Andini 13040222140142 OK_4.pdf] Text
SA700 Felisha Rahmi Andini 13040222140142 OK_4.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA700 Felisha Rahmi Andini 13040222140142 OK.pdf] Text
SA700 Felisha Rahmi Andini 13040222140142 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kebangkitan kembali fotografi analog di era digital,
terutama di Kota Semarang, Jawa Tengah, yang terlihat dari berdirinya
Fotogra.Film Lab pada Agustus 2018 yaitu sebuah lab analog yang menyediakan
layanan cuci dan pindai film di saat kota ini kekosongan layanan serupa. Tujuan
penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kamera analog dimaknai oleh
penggunanya melalui interaksi sehari-hari di Fotogra.Film Lab, serta menganalisis
dinamika interaksi sosial yang terbentuk di antara para penggunanya. Penelitian ini
menggunakan teori Fungsionalisme Malinowski sebagai kerangka analitis
fundamental, yang menganggap semua praktik budaya berfungsi untuk pemenuhan
kebutuhan dasar manusia secara material, psikologis, dan sosial. Teori ini didukung
oleh teori Produksi Ruang Lefebvre, yang memahami Fotogra.Film sebagai tempat
yang secara aktif diproduksi oleh praktik sosial para penggunanya. Metode
penelitian yang digunakan adalah etnografi kualitatif. Data dikumpulkan melalui
observasi partisipan, wawancara mendalam dengan lima informan menggunakan
teknik snowball sampling, dokumentasi visual, dan studi literatur. Penentuan
informan mengacu pada prinsip data saturation. Analisis data dilakukan secara
tematik memakai kerangka kerja Braun dan Clarke bersamaan dengan kerangka
kerja teoritis yang diselaraskan dengan teori Malinowski dan Lefebvre. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Fungsi material mencakup penyediaan infrastruktur
teknis yang sebelumnya tidak terdapat di Semarang. Fungsi psikologis mencakup
pemenuhan akan kebutuhan yang bermakna melalui proses yang lambat dan tidak
terduga. Fungsi sosial berupa pengembangan identitas kolektif, komunitas, dan
kebersamaan kemudian dinamika interaksi yang berlangsung di Fotogra.Film Lab
mengikuti empat pola utama, yaitu interaksi edukasi informal, pembentukan relasi
sosial, kolaborasi kreatif antar komunitas, dan siklus regenerasi pengguna yang
alami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fotografi analog dapat bertahan dan
terus berkembang di era digital melalui adaptasi budaya yang strategis.
Fotogra.Film Lab membuktikan peranannya sebagai institusi sosial yang memenuhi
kebutuhan manusiawi dan tidak dapat dipenuhi oleh teknologi digital yang serba
instan.
Kata Kunci: fotografi analog, komunitas, ruang sosial, dinamika interaksi, identitas
buday

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: : fotografi analog, komunitas, ruang sosial, dinamika interaksi, identitas buday
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Mr Dwi Widaryanto FIB
Date Deposited: 17 Sep 2026 05:44
Last Modified: 17 Sep 2026 05:44
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/61328

Actions (login required)

View Item View Item